ARIPITSTOP.COM – Indonesia selain dipastikan dan sudah resmi djadwalkan untuk menggelar balapan kelas dunia yaitu MotoGP dan WSBK, Indonesia juga direncanakan akan menjadi tuan rumah balappan jet darat listrik yaitu Formula E. Balapan mobil sekelas F1 yang menggunakan tenaga listrik ini awalnya direncanakan bakal digelar di sirkuit dadakan di lingkungan Monas sebagai Icon negara Indonesia terutama Jakarta. Namun, sirkuit dadakan di Monas dibatalkan, dan pihak Pemprove DKI sudah mendapatkan dua alternatif penggantinya.

Awal rencana penyelenggaraan balapan Formula E Jakarta memang penuh lika-liku. Mulai dari persoalan anggaran biaya, pengajuan hak interpelasi oleh DPRD, hingga yang baru adalah soal penetapan lokasi balapan. Terkait lokasi Formula E Jakarta, semula direncanakan berlangsung di kawasan Monas. Namun lantaran mengalami kendala terkait perizinan dari pemerintah pusat, akhirnya tim panitia harus mencari alternatif lokasi untuk gelaran Formula E Jakarta.

Sebelumnya kita sudah melihat jika Pemprov DKI sudah menyiapkan dari jauh hari untuk Monas menjadi tempat balapan Formula E, pembangunan sempat terlaksanan namun proses pembangunan sempat menjadi polemik hingga berakhir dibatalkan. Bahkan sebelumnya, JakPro sebagai penyelenggara Formula E Jakarta, sempat melakukan uji coba aspal untuk trek balap di kawasan Monas. Namun tak lama, aspal itu dibongkar.

Memangnya kenapa sich balapan Formula E kekeh harus digelar di Jakarta?, Pada 2019 lalu, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) selaku penyelenggara Formula E menjelaskan alasan pemilihan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah pegelaran Formula E. Dikatakan Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo, kota Jakarta memiliki visi misi yang sama terkait dengan isu-isu lingkungan.

Awalnya Formula E Jakarta akan diselenggarakan di kawasan Monas pada 6 Juni 2020. Namun rencana tersebut gagal direalisasikan sehubungan dengan terjadinya pandemi virus Corona, sejak awal-awal tahun 2020. Permintaan penundaan Formula E tertulis dalam surat Nomor 117/-1.857.73, yang ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ditujukan kepada Organizing Committee Jakarta E-Prix tanggal 9 Maret 2020.

Dalam kesepakatan baru, Jakpro (Jakarta Properti) dengan Formula E Operation (FEO) memastikan penyelenggaran Formula E Jakarta dilakukan mulai di tahun depan. Tiga tahun berturut-turut, mulai 2022, 2023, 2024.

Lalu dimana alternatif pengganti Monas?, dilansir dari Detik.com, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun membocorkan sedikit calon venue Formula E. Riza memastikan sirkuit Formula E tidak di Monas, tetapi di lima lokasi pilihan lainnya, di antaranya di Senayan hingga lokasi Pulau Reklamasi (Pantai Kita Maju Bersama).

“Macam-macamlah (lokasi Formula E), di antaranya di Senayan, di Pantai Maju Bersama, dan lain-lain,” kata Riza.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here