ARIPITSTOP.COM – Joan Mir tampak kesal dengan kondisi sirkuit di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat. Sirkuit di benua Amerika ini dinilai sangat bumpie dan tidak layak untuk diadakan balapan, jika tahun depan tidak diperbaiki maka Joan Mir mengajak para pembalap lain untuk tidak bersedia balapan disini lagi.

Sirkuit yang terletka di Austin ini terakhir digunakan balapan MotoGP pada tahun 2019 dan libur di musim 2020 akibat pendemi Covid-19, libur satu tahun ternyata membuat sirkuit kurang terawat yang membuat lapisan aspalnya dinilai bumpie atau banyak yang tidak rata. Hal ini yang membuat kekecewaan Joan Mir dan para pembalap lain, bahkan Joan Mir meminta balapan MotoGP tidak digelar disini tahun depan jika kondisi aspalnya belum diperbaiki.

“Ini adalah hari yang lebih sulit dari yang kami harapkan,” kata Mir, dikutip dari GPone.com.

“Kami memiliki banyak masalah dengan stabilitas motor terutama di trek, khususnya di dua sektor karena kondisi lintasan. Kami akan memulihkan margin dengan bekerja pada stabilitas, tetapi ini tidak akan mudah. Jika kami tidak berhasil, ini akan menjadi masalah.”

Mantan juara dunia MotoGP 2020 tersebut ingin COTA dihapus sebagai agenda balapan musim depan jika kondisi trek tidak dilakukan perbaikan.

“Saya kira saya dapat mewakili para pembalap dalam membicarakan ini. Jika kami kembali ke sini tahun depan dan treknya tidak diperbaiki, MotoGP seharusnya tidak menyelenggarakan balapan di sini. Pasti ada solusi, tetapi ada resiko yang tinggi karena masalah yang ditimbulkan trek ini. Jadi saya mengerti pengaspalan ulang setiap tiga tahun sekali bukan menjadi solusi.”

“Kami akan membicaraka ini dengan Safety Comission bersama pembalap lain tanpa ragu,” tutur Mir.

Bukan cuma Joan Mir, tetapi pembalap lain juga mengkritik kondisi trek, bahkan Dovizioso menyindir jika trek disini seperti trek untuk Motorcross.

“Semua pelatihan yang dilakukan dengan motocross akan berguna bagi saya di Austin,” kata Dovizioso.

“Sangat buruk tampil di trek dalam kondisi seperti ini. Ini adalah trek khusus, jelas banyak yang harus dilakukan. Tetapi sangat jelas terdapat masalah pada tanah di bawah aspal. Poin utama bukan masalah lubang, tetapi bagian bawahnya bergerak dan menciptakan banyak depresi. Tikungan 10 sangat-sangat berbahaya. Di tikungan lain Anda harus memahami agar bisa melewatinya dan mengubah lintasan.”

Perbaikan lalu diharapkan Dovizioso bisa dilakukan oleh pengelola trek COTA, agar para pembalap merasa keselamatannya tidak terancam.

“Sayang sekali jika tidak balapan di sini atau tidak bisa kembali ke sini. Ada beberapa masalah mendasar yang seharusnya bisa diperbaiki. Ada batasan untuk pekerjaan yang harus dilakukan. Ini bukan masalah uang, jika tanah dibawahnya membuat aspal bergerak, masalah seperti ini akan terulang lagi,” tutup Dovizioso.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here