ARIPITSTOP.COM – Vinales masih terpuruk di balapan perdana bersama Aprilia, awalnya pembalap yang baru pindah dari Yamaha ini sangat pede dengan hasil tes dua hari di Misano saat pertama kali menggeber motor Aprilia RS GP, hasil yang positif membuat dirinya dinilai mampu cepat beradaptasi sehingga tim Aprilia memberikan kesempatan tampil lebih cepat untuk balapan di Aragon menggantikan Salvadori. Akan tetapi hasil yang dicapainya ternyata masih perlu banyak waktu untuk adaptasi terutama di bagian pengereman.

Awalnya Vinales diproyeksikan bisa tampil bersama Aprilia pada kejuaraan musim depan. Namun demikian kontrak Vinales bersama Yamaha berakhir lebih cepat dan membuat Aprilia leluasa menggunakan jasa pembalap asal Spanyol itu lebih awal. Dia langsung diturunkan Aprilia pada uji coba motor balap RS-GP selama dua hari di Sirkuit Misano. Setelah dua hari pengujian, Vinales ditunjuk mewakili Aprilia menggantikan Lorenzo Savadori pada balapa seri ke-13 MotoGP Aragon.

Tampil Aragon, ternyata Vinales masih menuai kesulitan tidak seperti kejadian saat terst pengujian yang di Misano yang bisa langsung cepat. Dengan pengalaman yang baru sedikit bersama RS-GP, hasil bagus lalu diakui Vinales bukan merupakan tujuan utama. Dia lebih ingin memahami RS-GP dengan lebih banyak mencari pengalaman di sisa kejuaraan musim ini. Hasilnya pun terbukti, Vinales merasa adaptasi dengan RS-GP telah mengalami peningkatan meski harus puas start dari posisi belakang bahkan saat balapan usai dirinya juga harus puas finish di belakang.

“Saya cukup senang, meskipun saya masih harus banyak bekerja karena masih banyak perbedaan. Secara umum saya memiliki sensasi yang luar biasa, catatan waktunya masih buruk dan ini bagus,” kata Vinales

“Yang paling penting adalah tetap berkonsentrasi di pihak kami, jangan terlalu melihat yang lain, karena saya harus melakukan banyak pekerjaan. Terutama untuk memahami bagaimana membuat lap time.”

“Ketika saya melakukan serangan waktu, saya masuk terlalu cepat ke tikungan dan saya perlu melakukan waktu putaran dengan cara yang berbeda. Saya perlu mengatur ulang pikiran, saya perlu membuat lebih banyak putaran untuk memahami bagaimana membuat kualifikasi yang baik.” lanjut Vinales kepada crash.net.

“Saya membandingkan [dengan Aleix] setiap latihan, setiap lap dan saya membalap dengan sangat berbeda,” kata Vinales. “Saya mencoba melakukan waktu putaran lebih banyak dengan masuk ke tikungan dengan kecepatan dan pada titik ini motor dibuat untuk gaya berkendara yang lain. Jadi saya perlu belajar.”

“Anda selalu memiliki beberapa poin positif, dan pastinya kecepatan tikungan yang baik memiliki poin positif, tetapi sekarang saya perlu belajar untuk mencatat waktu putaran pada rem dan juga pada gas, karena pada dasarnya mesin [V4] berperilaku sangat berbeda [untuk Yamaha Inline4].”

“Yang saya suka adalah akselerasinya sangat bagus. Maksud saya perkembangan [pengiriman] mesin,” tambah Vinales. “Hanya saja saya perlu memahami torsi, bagaimana berperilaku di dalam dan di tikungan dan kemudian di area pick-up.”

“Di beberapa tikungan saya merasa bisa tancap gas sebelumnya, beberapa tikungan saya rasa saya buka terlalu awal. Jadi saya perlu membiasakan diri dengan motor untuk mendapatkan performa maksimal pada akselerasi.”

“Saya juga perlu bekerja pada pengereman, yang menurut saya adalah area yang berubah lebih banyak daripada yang lain.” pungkas Vinales.

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. Baru gt. Lama2 motornya dipuntir.
    Masih mending lorenzrot. Sesongong2 lorenzo masih punya saran ke motor.
    Lha ini, cuman bogas bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here