ARIPITSTOP.COM – Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 69 Tahun 2021 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). Perpres 69/2021 ini mengubah Perpres Nomor 191 Tahun 2014 yang mengatur ketentuan serupa. Lalu berapa harga BBM di seluruh Indonesia setelah Perpres terbaru ini ditanda tangani oleh Presiden Jokowi?.

Dalam Perpres 69/2021 kini mengatur terkait penugasan, penyediaan, dan pendistribusian jenis BBM, solar (gas oil), dan minyak tanah (kerosene) maupun BBM Khusus Penugasan bensin RON 88 atau Premium.

Selain itu, aturan ini juga membahas formula harga jual eceran jenis BBM Umum, Tertentu, dan Khusus Penugasan. Harga jual jenis BBM Umum menggunakan formula harga dasar yang terdiri dari biaya perolehan, biaya distribusi, biaya penyimpanan, dan margin.

Untuk BBM Khusus Penugasan atau Premium, harga jual ecerannya mendapat tambahan biaya pendistribusian di wilayah penugasan. Lalu, harga dasar BBM ini ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Sementara, harga jual BBM Tertentu, yaitu minyak solar mendapat potongan harga dari subsidi pemerintah.

Dengan Perpres yang terbaru ini, jika melihat pantauan harga yang dikeluarkan oleh pihak Pertamina per bulan September 2021 ini belum ada penyesuaian harga. Bisa dilihat dari daftar harga BBM seluruh Indonesia berikut ini:

Harga BBM Tertentu

  • Minyak Tanah (Kerosene) sebesar Rp2.500,00 (dua ribu lima ratus rupiah) sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Minyak Solar (Gas Oil) sebesar Rp5.150,00 (lima ribu seratus lima puluh rupiah) sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)

Harga BBM Khusus Penugasan

  • Bensin RON 88 atau Premium setiap liternya ditetapkan sebesar Rp6.450,00 (enam ribu empat ratus lima puluh rupiah) sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Harga BBM Umum

1. Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Pertamax Racing Rp 44.500
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

2. Prov. Sumatera Barat dan Sumatera Barat:

  • Pertalite Rp 7.850
  • Pertamax Rp 9.200
  • Pertamax Turbo Rp 10.050
  • Pertamax Racing Rp 44.500
  • Dexlite Rp 9.700
  • Pertamina Dex Rp 10.450
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

3. Prov. Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Riau, Riau:

  • Pertalite Rp 8.000
  • Pertamax Rp 9.200
  • Pertamax Turbo Rp 10.050
  • Dexlite Rp 9.700
  • Pertamina Dex Rp 10.450
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

4. Prov. Bangka Belitung:

  • Pertalite Rp 7.850
  • Pertamax Rp 9.200
  • Dexlite Rp 9.700
  • Pertamina Dex Rp 10.450
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

5. Prov. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat:

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Pertamax Racing Rp 42.000
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

6. Prov. Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur:

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

7. Prov. Bali:

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Pertamax Racing Rp 43.500
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.220

8. Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan:

  • Pertalite Rp 7.850
  • Pertamax Rp 9.200
  • Pertamax Turbo Rp 10.050
  • Dexlite Rp 9.700
  • Pertamina Dex Rp 10.450
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.330

9. Prov. Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara:

  • Pertalite Rp 7.850
  • Pertamax Rp 9.200
  • Pertamax Turbo Rp 10.050
  • Dexlite Rp 9.700
  • Pertamina Dex Rp 10.450
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.550

10. Provinsi Nusa Tenggara Barat:

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.550

10. Prov. Nusa Tenggara Timur:

  • Pertalite Rp 7.650
  • Pertamax Rp 9.000
  • Pertamax Turbo Rp 9.850
  • Dexlite Rp 9.500
  • Pertamina Dex Rp 10.200
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.400
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.770

11. Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat:

  • Pertalite Rp 7.850
  • Pertamax Rp 9.200
  • Dexlite Rp 9.700
  • Solar Non-Subsidi Rp 9.600
  • Minyak Tanah Non-Subsidi Rp 11.770

sumber: kompas.tv

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here