ARIPITSTOP.COM – Pasca kemenangan Quartararo di GP Inggris, perebutan gelar juara dunia MotoGP 2021 semakin menimpis karena selisih poin yang semakin jauh dan balapan tersisa 6 kali lagi. Quartararo semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 206 poin. Sementara posisi kedua ditempati Joan Mir dengan 141 poin yang terpaut 65 poin. Hal ini membuat peluang Joan Mir untuk menyalip Quartararo semakin kecil, bendera putihpun bisa dikibarkan.

Joan Mir mengakui gelar 2021 telah berada di luar jangkauannya usai hasil MotoGP Inggris membuatnya terpaut 65 poin dari Fabio Quartararo. Hasil balapan di GP Inggris yang membuat dirinya pesimis untuk bisa mengejar raihan poin Quartararo. Pada saat balapan berlangsung, pembalap Suzuki itu dapat memperbaiki posisi setelah memulai balapan diposisi ke-11. Pada lap-lap awal, dia menembus enam besar, dan bahkan lalu ikut bertarung dalam perebutan podium.

Akan tetapi, Mir akhirnya harus dipaksa menelan pil pahit. Masalah ban depan soft yang digunakannya menempatkan sang pembalap finis kesembilan. Sebaliknya, rekan setim Alex Rins naik podium kedua. Ditambahan penampilan dominan Quartararo yang berbuah kemenangan kelima musim ini, Mir pun kini tertinggal jauh. Dan kendati masih tersisa enam seri, Spaniard sadar peluangnya mempertahankan titel sudah sirna.

“Ya, itu tidak berakhir sampai bendera finis dikibarkan, itu jelas. Tapi ya, saya kecewa dengan hari ini,” tutur Mir dilansir dari Motorsport.com.

Sampai putaran GP Inggris, Joan Mir baru mengoleksi empat podium, serta sama sekali belum mencetak satu kemenangan pun. Berbanding terbalik dengan Quartararo yang mengemas delapan podium, termasuk lima kemenangan.

“Kami beberapa kali finis keempat yang tidak bisa menjadi podium. Tetapi ya, sejujurnya hari ini saya tidak terlalu optimistis karena apa yang terjadi benar-benar aneh dan sesuatu yang terjadi hari ini bagi saya tidak jelas. Jadi, kami harus memahaminya.” ungkap Joan Mir.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here