ARIPITSTOP.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta memberikan dispensasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor alias menghapus denda pajak, akan tetapi perlu dicermati bahwa penghapusan denda ini tidak berlaku untuk semua kendaraan.

Melalui Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021, tentang penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) tahun 2021. Dispensasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor ini berupa penghapusan sanksi administrasi PKB dan sanksi administrasi BBN-KB yang jatuh tempo pembayarannya tanggal 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021.

Jadi penghapusan denda pajak ini khusus bagi kendaraan yang pajaknya telah jatuh tempo pada masa PPKM saja atau yang pajaknya jatuh tempo pada tanggal 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021. Artinya bagi wajib pajak kendaraan bermotor yang jatuh tempo dalam periode tersebut atau dalam masa PPKM darurat dibebaskan sanksi keterlambatan bayar pajak hingga 20 Agustus 2021.

Jika melewati masa tenggang maka sanksi berupa denda kembali diberlakukan. Pelayanan penghapusan pajak PKB dan BBNKB ini bisa dilakukan di kantor pelayanan pemungutan pembayaran pajak, gerai Samsat, Samsat Keliling, serta Samsat Kecamatan.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here