ARIPITSTOP.COM – Sudah banyak pemilik motor Yamaha Nmax yang mengeluhkan modul ABS rusak, sehingga indikator ABS di speedometer terus nyala. Indikator yang menyala ini biasanya karena modul ABS yang rusak, tetapi karena harga Modul ABS yang dinilai mahal maka tak jarang opsi merubah menjadi Non ABS adalah pilihan utama.

Yap, ketika sebuah Modul ABS di motor Nmax rusak biasanya indikator ABS akan terus menyala dan diiringi dengan matinya indikator kecepatan alias hanya menunjukkan angka “0” meski motor sudah jalan. Bahkan ketika indikator kecepatan dalam keadaan mati, motor akan kehilangan tenaga ketika motor berjalan di kecepatan sekitar 60 kpj, power motor tiba2 ngedrop (baca penjelasannya klik disini).

Lalu apa yang harus dilakukan jika Modul ABS di motor Nmax sudah rusak?, ya pastinya harus ganti modul ABS, berapa harganya?, kode part Modul ABS nmax adalah 2DP-85930-09 dan untuk harga HET per bulan Juli 2021 ini adalah Rp 5,950,000. Dengan harga yang hampir 6 jutaan maka tak pelak banyak pemilik Nmax yang keberatan membeli part ini yang akhirnya memilih opsi untuk merubah motornya menjadi Non ABS.

Lalu part apa saja yang diperlukan untuk merubah menjadi Non ABS?. Ada beberapa opsi untuk merubahnya yang pertama adalah cara paling hemat, kedua setengah hemat dan opsi yang ketiga adalah cara sultan, hehehehee….

Pilihan Hemat

Yap, opsi pertama paling hemat adalah cukup mengganti ECU Nmax Non ABS, akan tetapi opsi ini harus pilih bengkel yang benar2 bisa mengerjakan dengan teliti karena butuh pengetahuan tentang kelistrikan yang cukup mumpuni. Hanya bermodalkan ECU Nmax Non ABS dengan kode part 2DP-H591A-10 harganya Rp 701.000.

Disini harus ngakali bagian kabel body yang cukup rumit agar bisa berubah menjadi Non ABS, sehingga butuh bengekl yang cukup kredibel untuk mengerjakan ini. Kemudian untuk selang rem dan modul ABS tidak usah dirubah, namanya juga opsi super hemat.

Total biayanya selain beli ECU tentunya biaya pengerjaan yang tentunya tergantung dari masing2 bengkel. Taruh saja karena pengerjaan yang cukup rumit bisa memakan biaya 300ribuan. Sehingga totalnya cukup 1juta sudah berubah menjadi non ABS.

Pilihan Setengah Hemat

Pilihan yang kedua adalah setengah hemat, kok bisa?, yap… selain penggantian ECU Non ABS yang disertai ngakalin kabel body menjadi Non ABS seperti cara super hemat diatas (jangan sampai salah pilih bengkel yak…).

Kemudian melepas piranti Modul ABS, karena Modul ABS yang sudah rusak kedepannya akan berpotensi bisa membuat bocor minyak rem. Jika minyak rem sudah bocor ya sudah pasti rem menjadi tidak pakem bahkan sampai blong.

Untuk melepas piranti Modul ABS harus membeli selang rem depan belakang yang tipe Non ABS. Cara ini bisa dengan cara membeli selang rem yang after market atau selang rem asli bawaan motor Non ABS. Part yang perlu dibeli:

  1. ECU Non ABS: 2DP-H591A-10 Rp 701,000
  2. Selang Rem depan: 2DP-F581K-00 Rp 288,000
  3. Selang Rem belakang: 2DP-F582J-00 Rp 339.000
  4. Jasa kelistrikan misalnya Rp 300,000
  5. Jasa Servis rem, pemasangan selang rem Rp 100.000

Total biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 1,7 jutaan.

Pilihan cara sultan

Yap, cara sultan menjadi opsi yang ketiga. Kok cara sultan?, iya selain beli ECU, selang rem komplit juga disertai dengan mengganti kabel body yang Non ABS. Sehingga cara ini benar2 menjadi Nmax ABS menjadi Nmax Non ABS murni alias benar2 downgrade, hehehhe… Apa saja yang dibutuhkan?

  1. ECU Non ABS: 2DP-H591A-10 Rp 701,000
  2. Kabel Body: 2DP-H2590-10 Rp 1,270,000
  3. Selang Rem depan: 2DP-F581K-00 Rp 288,000
  4. Selang Rem belakang: 2DP-F582J-00 Rp 339.000
  5. Jasa kelistrikan misalnya Rp 300,000
  6. Jasa Servis rem, pemasangan selang rem Rp 100.000

Total biaya untuk cara sultan ini sekitar Rp 2,9 jutaan sudah termasuk jasa biaya pemasangan. Meski habis hampir 3jutaan, tetapi kalau pelihara ABS lagi yang harus beli modulnya hampir 6jutaan, masih hemat 3 jutaan kan.

Monggo silahkan pilih ini opsi yang mana, semoga membantu.

Advertisements

15 KOMENTAR

  1. tehnologi yg (kurang) berguna buat motor. sudah mahal,bikin repot kalo rusak/eror. yah kalo roda 4 seh bisa banget terasanya. kalo buat motor mah nubruk ya tetep jatoh, ngesot ya tetep jatoh.

    • Ya jangan dibeli bambang. Kan ada varian non abs. Kalo pake logika jatuh terus ya semua fitur di motor kagak ada yg guna, namanya juga roda 2

  2. Apa susahnya membuat tehnologi yg sangat berguna dg menerapkan alat mematikan lampu sein otomatis pd tiap motor dr pada menerapkan tehnologi enggak guna spt sein nyala 2(lampu darurat)…

  3. Mending cara sultan, sekali jalan beres semua, ke 2 cara lain masih di hantui “bengkel / mekanik yang harus kredibel”.

  4. Sy pernah melepas ledeng rem yg masuk dan keluar modul kemudian saya sambung jadi satu modal baut 14 dan mur tutup. Kemudian lubang yg ada di modul saya tutup juga pakai baut 14
    Sudah setengah tahun berjalan AlhamdulILLAH masih aman. Jadi ABS yg berfungsi tinggal yg belakang

    • Itu bukan opsi hemat lagi sih, tp opsi kere. Karena keluar modal ndak sampai 30 ribu buat beli baut, mur, dan minyak rem.
      Btw bautnya saya bor di tengah dan bor lagi 2 kali di sisinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here