ARIPITSTOP.COM – Saat ini Ducati dikabarkan tengah menyiapkan dua strategi untuk balapan MootGP musim 2022, persiapan yang menakjubkan jika memang terjadi karena hasilnya nanti Ducati akan menurunkan 4 tim balap dengan 8 pembalap, wadidau… edisi keroyokan nich… karena saat ini belum ada pabrikan yang menurunkan sampai 8 pembalap.

Saat ini Ducati sudah memilik satu tim pabrikan dengan pembalapnya Jack Miller dan Bagnaia serta dua tim satelit yaitu Pramac Racing dengan pembalapnya Johann Zarco dan Jorge Martin, kemudian VR46 melebur dengan Esponsorama Racing. VR46 menurunkan Luca Marini dan Esponsorama menurunkan Enea Bastianini. Artinya tahun ini sudah memakai 3 tim dengan 6 pembalap untuk musim 2021 yang terbukti saat ini sukses mengacak2 barisan depan saat balapan bahkan di klasemen pembalap serta tim.

Ducati sepertinya Ducati mulai tahun ini lanjut ke depan mulai melakukan paradigma baru mengenai pembalap dimana mereka sangat mempersiapkan kaderisasi pembalap. Mereka berupaya membuat banyak lapisan pembalap sebanyak yang mereka bisa.

Dua strategi untuk menghadapi musim 2022 yaitu menggaet Aramco VR46 yang saat ini melebur dengan Esponsorama Racing. VR46 menurunkan Luca Marini dan Esponsorama menurunkan Enea Bastianini. Aramco VR46 akan menggantikan posisi Esponsorama yang dipastika  mundur dari kelas MotoGP pada musim 2022 nanti.

Melihat filosofi Aramco VR46 yang menurunkan pembalap didikannya, maka posisi tim milik Rossi ini kemungkinan besar akan diisi oleh Luca Marini dan Marco Bezzecchi yang saat ini masih terjun di kelas Moto2. Bezzecchi tengah berada di peringkat ketiga klasemen Moto2 dengan koleksi 72 poin, tertinggal 17 poin dari Remy Gardner di puncak.

Disisi lain, Bastianini sudah terikat kontrak dengan Ducati Corse, dan tak ada lagi tempat di Pramac Racing baginya, karena tim ini juga bertekad mempertahankan Johann Zarco dan Jorge Martin. Saat ini, Bastianini yang merupakan juara dunia Moto2 2020, berada di peringkat 13 pada klasemen MotoGP dengan 20 poin, unggul 11 poin dari Marini.

Untuk tetap merangkul Bastianini, saat ini Ducati juga tengah melakukan persiapan kontrak dengan Gresini Racing yang sudah resmi pisah dengan Aprilia. Gresini Racing sebenarnya memiliki dua pilihan pabrikan yaitu Ducati dan Aprilia, akan tetapi melihat situasi yang ada, Gresini lebih merapat ke Ducati. Bocoran yang saat ini beredar, Ducati menawarkan untuk musim 2022 kepada Gresini Racing sosok Desmosedici GP22 dan GP21 dengan harga sedikit di atas 5 Juta euro. Sementara itu, Untuk dapat memberi Gresini dua RS-GP model pengembangan akhir 2021, Aprilia meminta angka mendekati 3 juta euro.

Disisi lain, Di Giannantonio yang pada dasarnya sudah mengkonfirmasi bahwa 2022 ia akan balap di MotoGP bersama Gresini racing. Maka jika Gresini Racing resmi bergabung dengan Ducati, kemungkinan besar akan memiliki line up pembalap Bastianini dan Di Giannantonio.

Melihat strategi diatas, Ducati di musim 2022 nanti akan memilik 4 tim dengan 8 pembalap, yaitu:

Ducati Corse sebagai tim pabrikan dengan pembalapnya Jack Miller dan Bagnaia

Ada 3 tim satelit:

  1. Pramac Racing : Johann Zarco dan Jorge Martin
  2. Aramco VR46 : Luca Marini dan Marco Bezzecchi
  3. Gresini Racing : Bastianini dan Di Giannantonio
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here