ARIPITSTOP.COM – Motor matic butuh perawatan khusus dibandingkan motor manual seperti bebek atau motor sport, terlebih di bagian CVT alias transmisi otomatisnya yang harus terus dirawat agar performa motor matic tetap terjaga. Namun kita harus hati2 ketika merawat part bagian CVT, misalnya dalam pemakaian gemuk/grease karena harus memakai gemuk khusus CVT, kalau pakai gemuk biasa dipastikan performa motor akan terganggu bahkan bagian part bisa rusak, apalagi kalau pakai gemuk yang KW, hati2 jangan sampai terkecoh.

Walau secara fisik komponen bagian itu tampak CVT kering, namun di beberapa bagian harus diberi pelumas memakai gemuk atau grease. Gemuk yang baik melumasi dengan sempurna, sehingga meminimalisir friksi berlebih. Friksi berlebih tanpa adanya pelumasan dari gemuk, bisa fatal akibatnya.

Jenis gemuk khusus CVT ini dibuat tahan panas,tidak seperti gemuk biasa yang mudah mencair bahkan mengering.

Oleh karena itu jangan asal pakai gemuk meski terlihat sepele, apalagi sekarang banyak beredar gemuk CVT yang aspal, alias asli tapi palsu. Seperti tampak pada foto dibawah ini, keduanya tampak dari luar terlihat mirip namun ketika dibuka terlihat jelas perbedaannya.

Gemuk asli punya Honda berwarna putih-kekuningan dan kalau dipegang terasa lembut dan tidak berbau. Sedangkan untuk yang Palsu berwarna kuning pekat kecerahan, ketika dipegang tidak selembut yang asli dan biasanya berbau menyengat seperti oli bekas.

Dari bungkusnya sebenarnya juga terlihat berbeda. Yang palsu terlihat tulisannya agak buram dibandingkan yang asli, bisa dipelototin foto dibawah ini.

foto by Ari Basuki
grup Bekakas
Advertisements

3 KOMENTAR

  1. Pake cvt grease tuh penting banget ga sih?
    Perasaan seumur2, motor ku belum pernah kena beginian.
    Ganti belt di usia ke 8 taun aja hanya karena ingin ganti aja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here