ARIPITSTOP.COM – Menyambut lebaran identik dengan petasan, tak khayal permintaan petasan semakin banyak dan para pembuat petasan musiman banyak orderan. Namun disamping itu ada bahaya besar yang mengintai yaitu petasan yang mudah meledak bisa merusak rumah dan mengancam nyawa. Seperti yang terjadi di Jombang, seorang anak meninggal dunia, istri terluka akibat ledakan petasan di dalam rumah.

Ketenagan warga Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang berubah menjadi kepanikan. Hal itu setelah terdengar ledakan keras dari salah satu rumah warga bernama Sukijan (60), Kamis (15/4/2021) malam.

Saat terjadi ledakan keras, warga sedang menjalankan ibadah salat tarawih. Nah, saat rakaat kedua selesai, warga mencari sumber suara tersebut. Dari situ ditemukan rumah Sukijan yang gelap gulit. Hanya ada api kecil di ruangan.

Dari situ juga diketahui ada dua orang terkapar akibat luka bakar. Satu orang Sainten (55), kemudian sang anak Joko Slamet (35). Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Jombang menggunakan mobil pikap. Namun apes bagi Joko Slamet.

Kronologi:

Peristiwa itu terjadi pada Kamis 15 April malam. Saat kejadian, warga sekitar sedang menunaikan ibadah salat tarawih di masjid setempat. Pada rakaat kedua, jemaah tarawih tiba-tiba mendengar suara ledakan cukup keras. Penasaran dengan suara ledakan tersebut, warga keluar masjid untuk mencari sumber ledakan.

Sejumlah jemaah shalat tarawih yang mendengar suara ledakan keluar masjid untuk mencari sumber ledakan. Ternyata, ledakan itu dari rumah Sukijan.

Kemudian warga berusaha masuk ke rumah Su yang lampunya sudah padam dan di dalam rumah ada api kecil bekas ledakan. Setelah dicek, warga mendapati JS dan S tergeletak tidak jauh dari sumber ledakan.

Seketika itu, warga berusaha untuk menolong korban yang menderita luka bakar. Keduanya dibawa ke puskesmas setempat yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Jombang. Nahasnya, nyawa JS tak terselamatkan setelah beberapa jam menjalani perawatan.

Ledakan ini juga mengakibatkan rumah korban bagian dapur hancur berantakan namun atapnya masih utuh.

Sumber: beritajatim, liputan6.com

Advertisements

3 KOMENTAR

  1. Apakah ini Pabrik berizin,? Menurut saya Petasan itu hanya bakar uang,coba deh perhatikan malam tahun baru ribuan petasan diledakkan berapa milyar uang terbakar sia-sia. Di luar negeri petasan sudah diganti dengan pertunjukkan lasser. Daripada beli petasan lebih baik pakai lasser aja tembakkan ke langit,untuk suaranya kan bisa pakai speaker suara petasan yg direkam. Terus uang yg dihemat dari petasan dibagi ke fakir miskin.

Tinggalkan Balasan ke Awaludin Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here