ARIPITSTOP.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi antara Bus Raska Putra bernomor polisi K 1535 dengan mobil pick up Grand Max bernomor polisi H 1660 WN di depan pabrik kerupuk, Jalan Raya Karangpucung, tepatnya di Desa Citando, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (06/03/2021). Kecelakaan ini bermula akibat rombongan anak punk mencegat mobil pick up secara paksa.

Akibat kejadian ini, seorang meninggal dunia dan 9 orang luka-luka. Yang meninggal adalah sopir pick up Grand Max yang meninggal di tempat kejadian. Sedangkan yang luka-luka adalah anak punk dengan rincian 7 luka-luka ringan dan 2 orang luka berat. Semuanya langsng dibawa ke Puskesmas terdekat.

Kronologi:

  • Kecelakaan maut ini terjadi setelah mobil bak terbuka melaju dari arah Banyumas.
  • Setibanya di lokasi kejadian, mobil Grand Max yang tengah melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba dicegat anak-anak punk.
  • Saat menghindari anak-anak punk yang memberhentikannya, sopir mobil bak terbuka mengerem mendadak.
  • Dari arah berlawanan datang bus dengan kecepatan tinggi dan kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.
  • Semua penumpang bus selamat tidak ada korban jiwa, hanya saja terdapat kerusakan pada bagian depan bus.
  • Proses evakuasi sopir pick up cukup dramatis dan memakan waktu lama karena tubuh korban terjepit oleh kendaraan yang rusak akibat tertimpa badan bus.

Kasat Lantas Polres Cilacap, AKP Indri Endrowati, mengatakan, kecelakaan lalu lintas yang terlibat antara bus Raska Putra dengan mobil pick up Grand Max. Dalam peristiwa kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia dan koban luka-luka.

“Sopir mobil pick up bernama Marta Deni Rahmat (36) Rt 02/10 Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas meninggal dunia di lokasi kejadian,” terangnya.

Sumber: poskotajateng.

Advertisements

7 KOMENTAR

  1. Anak-anak model gini kudu diciduk dan dibina di kantor Kodim ato Polres setempat, panggil juga ortu nya suruh ikutan dibina karena cuman bisa bikin anak tapi gak bisa membina anaknya

    kejadian nyetop kendaraan angkutan terbuka (truk) ini sudah ramai di banyak wilayah, dan rawan menimbulkan kecelakaan

  2. Anak kaya gini harus dibina tangkap, sangat membahayakan oranglain, apalagi klo mlm stop mobil seenaknya, meresahkan sopir mungkin dinas terkait perlu turun tangan

  3. Anak model gini harus di bina atau klo gk bisa sekalian di bina sakan, kasihan keluarga sopir yg meninggal…mungkin dia pencari nafkah buat keluarganya dan meninggal hanya gara2 manusia2 goblok

  4. Orang gak bersalah jadi korban, kasihan.
    Sebernanya gampang mempersempit kesempatan orang2 pencari tumpangan seperti itu, setiap mobil niaga / muatan barang yang bak nya terbuka mulai dari yang kecil sampai yang besar di wajib kan bak nya di tutup terpal walaupun sedang gak ada muatan, karena selama ini yang di wajib kan di tutup terpal cuma kalau ada muatannya saja, ini pengalaman saya sendiri dulu setiap saya bawa mobil pick up bak nya selalu saya tutup terpal walaupun sedang kosong, dan juga sering di stop sama orang2 pencari tumpangan gratis, setelah mereka tahu bak nya tertutup terpal akhir nya mereka langsung membatal kan niat mereka untuk naik dan akhir nya lama2 ngeri2 sendiri sering tiba2 di stop pas sedang kecepatan cukup tinggi, setelah dapat rezeki lebih langsung saya jadikan bak tertutup dan akhirnya gak pernah di stop sama orang2 pencari tumpangan gratis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here