ARIPITSTOP.COM – Marc Marquez hanya satu kali ikut balapan tepatnya di seri pembuka Qatar selama musim 2020, itupun tidak bisa menyelesaikan balapan karena terjatuh dan mengakibatkan patah tangan hingga cidera berkenpanjangan yang membuat dirinya tidak bisa balapan sampai akhir musim 2020 bahkan di musim 2021 belum diketahui kapan dia akan memulai balapan. Akibat tak pernah balapan, Marquez pernah mengembalikan gaji ke Honda namun pihak sayap mengepak menolaknya.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa insiden Marquez di seri pertama MotoGP 2020 membuat tangannya patah dan langsung dioperasi. Ia pun berusaha kembali balapan di Ceko, namun beberapa hari sebelum berangkat, yakni pada 3 Agustus 2020, plat titaniumnya patah saat ia hendak membuka jendela besar rumahnya yang ada di Cervera, Spanyol. Hari itu juga Marquez menjalani operasi kedua.

Sejak operasi itu, proses pemulihan Marquez menjadi sangat rumit dan ia bahkan harus absen semusim penuh. Usai Marquez menjalani pemeriksaan medis dan berkonsultasi dengan banyak dokter dan ahli kesehatan baik di Madrid, Spanyol, dan Austria, tulangnya diketahui mengalami infeksi.

Marquez akhirnya melakukan operasi ketiga dan kini dikabarkan sudah mulai membaik. Akibatknya Marquez tak pernah bisa balapan sepanjang musim 2020. Oleh karena itu Marquez mencoba untuk profesional dengan mengembalikan gajinya selama tahun 2020. Diario AS pun melaporkan bahwa Marquez  mengembalikan gajinya sepanjang 2020 kepada Honda, namun pihak Honda menolaknya.

Honda beralasan, meski tak pernah ikut balapan di musim 2020, namun Marquez tetap berhak mendapatkan gaji. Honda pun berterima kasih atas niat baik Marquez, pembalap ini dinilai tetap berhak mendapatkan gaji karena ia telah berjasa mempersembahkan enam gelar dunia kepada mereka selama delapan musim terakhir.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here