ARIPITSTOP.COM – Menjelang ulang tahun Rossi ke 42 di bulan Februari 2021, ada pernyataan menarik yang keluar dari mulutnya yaitu dirinya sampai saat ini tidak akan bisa memaafkan Marc Marquez atas kejadian yang terkenal dengan Sepang clash. The Doctor mengaku sampai sekarang masih merasakan sakit hati atas peristiwa di Sirkuit Sepang tahun 2015 itu. Enam tahun lalu, Rossi berjuang meraih gelar juara dunia ke-10. Tapi menurut The Doctor, pembalap Spanyol itu bersekongkol dengan Lorenzo untuk menghentikannya jadi juara dunia.

Kebencian Rossi terhadap Marquez bermula diduga persengkokolan antara Matquez dengan Lorenzo. Marquez jadi ‘orang ketiga’ dalam duel Rossi dengan Lorenzo. Marquez dituding membantu Lorenzo di MotoGP Australia. Rossi menyebut Marquez sudah ‘bermain-main’ dengan pembalap lain untuk membantu Lorenzo meraih gelar juara meski di Phillip Island ketika itu Marquez yang menang.

Hanya selang dalam satu minggu, tepatnya di MotoGP Malaysia keduanya terlibat duel panas, Rossi melakukan manuver yang dianggap berlebihan yang berujung dengan jatuhnya Marquez. The Doctor finis ketiga dalam race itu, tapi dia kena sanksi tiga poin penalti yang membuat dia harus start dari posisi paling belakang pada seri pamungkas di Valencia.

Meski start dari posisi paling belakang di Valencia, Rossi mampu melewati satu per satu pembalap di depannya dan akhirnya finis keempat. Akan tetapi, dia tak sanggup mengejar rombongan tiga pembalap terdepan, yaitu Lorenzo, Marquez, dan Dani Pedrosa. Hasil di Valencia itu memusnahkan harapan Rossi untuk jadi juara dunia. Dia harus merelakan gelar jadi milik Lorenzo.

Kejadian inilah yang membuat Rossi sampai saat ini belum bisa memaafkan Marc Marquez.

“Mustahil untuk memaafkannya. Apa yang dia lakukan padaku tidak bisa dimaafkan,” ujar Rossi dilansir dari GPone, Selasa (9/2/2021).

“Ketika saya berpikir kembali ke hari-hari itu, saya masih memiliki perasaan yang sama. Dan sudah enam tahun. Saya tidak pikir tidak akan berubah,” sambung Rossi.

Menyoal cidera Marc Marquez, sebagai sesama pembalap Rossi tak mampu menyimpulkan apakah Marquez dapat kembali prima usai cedera.

“Saya merasa sangat buruk bahwa dia tidak bisa balapan,” kata Valentino.

“Jika dia membaik, sesuatu yang tidak diketahui orang sekarang, bahkan apakah dia akan sekuat sebelumnya. Tapi Marquez bukan lawan terkuat yang saya temui,” ungkap Rossi.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here