ARIPITSTOP.COM – Meski masih dalam masa pandemi Covid-19 yang mengakibatkan keterpurukan ekonomi di berbagai bidang, aktifitas balap nasional masih tetap bergairah. Memasuki musim balap tahun 2021, Rafid Topan Sucipto bikin geger dengan nilai kontrak yang fantastis. Pembalap Indonesia asal Tanjung Priok, Jakarta Utara ini secara resmi bergabung dengan tim H Putra 969 dengan nilai kontrak sebesar Rp 3 milliar.

Nilai kontrak yang disetujui antara Rafid Topan dengan tim H Putra 969 senilai Rp3 miliar dengan durasi selama tiga tahun 2021, 2022 dan 2023, untuk balapan di ajang nasional maupun internasional. Rafid Topan akan berlaga di balapan nasional Oneprix, Kejurnas Motorsport IMS dan Indonesia Cup Prix serta Asia Road Racing Championship untuk kelas internasional.

Bukan cuma gaji yang dibilang fantantis untuk sekelas pembalap Nasional, Rafid Topan juga akan mendapatkan bonus yang dinilai besar. Topan akan mendapatkan bonus jika meraih podium di setiap ajang balapan yang nantinya akan dijalani baik di kelas nasional maupun internasional.

“Jika saya meraih podium pertama saya akan mendapatkan uang sebesar Rp50 juta, jika mendapatkan podium kedua saya akan mendapatkan Rp35 juta, dan jika saya mendapatkan podium ketiga maka saya akan mendapatkan bonus sebesar Rp25 juta,” ujar Rafid Topan dilansir dari 100kpj.

gilamotor

Bukan cuma Rafid Topan yang mendapatkan gaji besar di musim 2021 ini, rekan satu timnya yaitu Fitriansyah Kete juga kecipratan. Selama tiga tahun mendatang, tim H Putra 969 sudah resmi mengontrak dua pembalap Indonesia yakni Rafid Topan Sucipto dan Fitriansyah Kete. Kalau Rafid Topan mendapatkan gaji Rp 3 miliar, untuk Fitriansyah Kete mendapatkan gaji Rp 2,4 miliar untuk durasi 3 tahun.

Namun kedua pembalap ini mendapatkan pencairan gaji yang berbeda, untuk Rafid Topan yang proses pembayaran nilai kontrak selesai pada tahun 2021 ini, sedangkan untuk Fitriansyah Kete mengaku proses pembayarannya dibayar selama tiga tahun.

“Maksudnya Rp800 juta dikali tiga, karena kontrak selama tiga tahun jumlahnya Rp 2,4 miliar. Dibayar Rp 1,4 miliar untuk dua tahun, kemudian tahun ketiga dibayar sisanya,” jelas Kete kepada 100KPJ.com.

Nilai kontrak kedua pembalap ini tentunya memecahkan rekor gaji pemabalap nasional yang sebelumnya dipegang oleh Hokky Krisdiyanto yang ditahun 2012 saat dikontrak tim Honda Tunas Jaya dengan Rp 650 juta.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here