ARIPITSTOP.COM – Sukses…!, itulah kata yang tepat diucapkan untuk seorang Davide Brivio ketika menangani Suzuki, sayangnya sang manager memutuskan berpisah dan hengkang ke balapan Formula 1. Hari ini Suzuki Ecstar resmi mengumumkan perpisahannya dengan Davide Brivio.

Menjelang bergulirnya MotoGP 2021, kabar mengejutkan datang dari Suzuki yang baru saja memutus puasa gelar juara dunia mereka selama 20 tahun melalui Joan Mir. Melalui laman resmi mereka, Suzuki telah mengumumkan perpisahan mereka dengan Davide Brivio yang berperan sebagai manajer tim pada Rabu (7/1/2021).

Di bawah kepemimpinan Brivio, Suzuki pun menjadi tim pabrikan yang jauh lebih solid dari sebelum-sebelumnya. Perkembangan GSX-RR yang signifikan meski Suzuki punya bujet yang mepet, bisa diatur sedemikian rupa oleh Brivio hingga akhirnya merebut gelar MotoGP 2020 bersama Joan Mir, usai penantian 20 tahun

Pernyataan Resmi Davide Brivio:

“Sebuah tantangan dan kesempatan profesional baru tiba-tiba datang kepada saya, dan pada akhirnya saya memutuskan untuk mengambilnya. Ini adalah keputusan yang sulit. Yang terberat adalah meninggalkan kelompok orang hebat ini, yang bersama-sama memulai proyek agar Suzuki kembali ke MotoGP.

“Sulit mengucapkan selamat tinggal juga kepada semua orang yang sudah tiba di tim kami selama beberapa tahun terakhir demi menciptakan tim yang hebat ini. Saya merasa sedih berdasarkan sudut pandang ini, namun pada saat yang sama, saya merasakan motivasi tinggi pada tantangan baru ini, yang merupakan kunci saat saya harus memutuskan memperpanjang kontrak saya dengan Suzuki atau memulai pengalaman yang benar-benar baru.

“Meraih gelar dunia MotoGP adalah sesuatu yang akan terus ada dalam buku sejarah Suzuki, dan akan selalu punya tempat spesial dalam kenangan hidup saya. Saya ingin berterima kasih banyak kepada manajemen Suzuki atas kepercayaan mereka kepada saya, yang mereka miliki sejak awal. Saya ingin berterima kasih kepada setiap anggota grup MotoGP kami di Jepang dan di trek, semua jaringan Suzuki, dan tentunya semua rider yang membela tim kami selama ini, terutama Joan dan Alex yang tampil baik sepanjang 2020.

“Joan menjadi juara dunia merupakan impian jadi nyata bagi saya dan semua orang yang sudah bekerja keras dan mendampingi saya dalam perjalanan yang menakjubkan ini. Saya mengharapkan yang terbaik kepada Team Suzuki MotoGP, saya berharap hasil mereka di masa depan akan lebih baik dan saya selalu akan menjadi penggemar Suzuki. Terima kasih banyak, Suzuki!”

Shinichi Sahara – Pemimpin Proyek Tim Suzuki Ecstar:

“Hormat kami, ini adalah berita yang mengejutkan bagi kami tentang kepergian Davide dari Tim Suzuki Ecstar. Rasanya seperti seseorang mengambil bagian dari diri saya, karena saya selalu berdiskusi dengannya bagaimana mengembangkan tim dan motornya, dan kami sudah bekerja sama sejak lama. Pada tahun 2020 kami mencapai hasil yang luar biasa meskipun dalam situasi yang tidak biasa dan sulit karena Covid-19.”

“Dan 2021 akan menjadi tahun yang lebih penting bagi kami untuk menjaga momentum. Sekarang kami mencoba menemukan cara terbaik untuk menutupi ‘kerugian Davide’. Untungnya dalam banyak kasus saya memiliki cara berpikir yang mirip dengannya, oleh karena itu tidak terlalu sulit untuk menjaga arah yang harus kami tempuh sebagai Tim Suzuki Ecstar, saya kira. Kami ingin mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan.”

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here