ARIPITSTOP.COM – Kedua pembalap yang pernah satu tim di Ducati sedang saling adu argumen di media, Dovizioso dan Lorenzo mengeluarkan statement masing2 yang saling memojokkan.

Dovizioso dan Lorenzo pernah menjadi rekan satu tim di Ducati selama dua tahun. Setelah keduanya tidak menjadi rekan setim, ada perubahan dinamika dalam hubungan mereka. Lorenzo menjadi sering mencibir Dovizioso, terutama pada balapan musim ini, dan kini Dovizioso menanggapi beberapa pernyataan dari Lorenzo.

“Saya masih tidak menyukainya, tentu saja. Terutama karena, sejauh ini, dia menyerang saya dalam sebuah wawancara,” ucap Dovizioso kepada DAZN.

“Saya belum bisa mengerti apakah itu karena dia belum bisa penyesuaian bahwa selama dua tahun dia selalu tertinggal dengan motor yang sama atau masalah apa.”

“Setelah menjuarai begitu banyak kejuaraan, dia seharusnya lebih unggul, tetapi saya perhatikan ada sesuatu yang mengganggunya dan saya tidak dapat memahami pikirannya, agak aneh,” ucapnya menambahkan.

Lorenzo setelah pindah ke Ducati memang terlihat kurang greget di tahun pertama, hanya di tahun kedua dan penampilan Lorenzo membaik di akhir2 musim meski akhirnya harus terhenti akibat cidera dan dirinya tidak perpanjang kontrak dan justru pindah ke Honda dan tampil kurang memuaskan dan berakhir pensiun.

Tak terima dengan pernyataan Dovizioso, Lorenzo menjawabnya lewat akun media sosialnya. Lorenzo seakan mengejek Dovizioso.

“Kita berdua tahu itu tidak datang di era Ducati. Dia iri padaku di mulai sejak kejuaraan 250cc, tapi aku ingin memperbaiki hubungan kami.”

“Di musim pertama saya di Ducati, saya ingat saya memberi selamat kepadanya di podium dan satu-satunya tanggapan darinya adalah kata-kata negatif terhadap saya, tentang apakah metode pelatihan saya yang ia nilai sangat tidak cocok untuk saya terapkan di Ducati,”

“Saya mengerti bahwa itu menyakitkan baginya ketika Ducati memutuskan untuk bertaruh pada seorang juara dan membayarnya 12 kali lebih banyak dari yang Dovi terima, tetapi kenyataannya adalah bahwa saya telah mengalahkannya di 250cc, dan dalam 9 tahun di MotoGP, termasuk saat kami bergabung dengan Yamaha. Itu benar bahwa Dovi mengalahkan saya saat di Ducati dan saya mulai membalasnya di tahun kedua saat Desmosedici menjadi motor yang saya sukai, saya terkadang bisa mengalahkannya secara teratur dan menempatkan diri saya di depan dia dalam kejuaraan. Sayangnya cedera menghentikan peforma impresif saya di Ducati.”

“Jadi Andrea yang “Tersayang”, Anda sangat tahu dan dunia juga tahu bahwa penyebab rivalitas di antara kita bukan karena Anda telah mengalahkan saya di tahun pertama dengan Ducati, ini normal, karena saya dapat memenangkan tahun-tahun berikutnya jika saya melanjutkan karir di Ducati. Selamat Natal!,” tutup Lorenzo lewat fitur Q&A di akun instagram.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here