ARIPITSTOP.COM – Joan Mir akhirnya menjadi juara dunia MotoGP 2020, tampil konsisten kumpulkan poin demi poin meski cuma meraih satu kemenangan seri, faktanya Joan Mir cetak sejarah bagi Suzuki. Namun ada pertanyaan menggelitik yang dilontarkan dan langsung dijawab lugas oleh Joan Mir ketika gelar juara dunia miliknya kurang bermakna karena tanpa adanya Marc Marquez.

Absensi Marc Marquez membuat banyak pihak menilai bahwa gelar juara dunia yang diraih Joan Mir musim ini kurang layak. Namun, Mir secara tegas membantah anggapan tersebut.

Mir menyatakan gelarnya 100% valid dan nilainya sama tinggi dengan gelar para juara sebelumnya. Kepada Marca, Senin (16/11/2020), ia bahkan menyebut gelarnya setara dengan gelar dunia MotoGP 2013 yang diraih Marquez, yakni saat Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dirundung berbagai cedera sepanjang musim.

“Orang-orang yang mengatakan itu, karena mereka tidak tahu banyak tentang motor. Ini adalah bagian dari olahraga dan MotoGP. Saya tidak menganggap gelar ini kurang pantas untuk diraih karena Marquez tidak ada di sana, saat dia cedera,” ujar Mir.

“Marc bukannya absen total. Ia sempat balapan tahun ini, namun cedera. Ia tidak diculik. Ia absen akibat kesalahan sendiri. Apa yang saya alami tahun ini, sama dengan apa yang ia alami pada tahun pertamanya di MotoGP, saat Dani dan Jorge cedera. Jadi, apakah gelar dunia Marc kala itu juga punya nilai yang rendah?” tanya Mir.

“Kontrasnya, saya justru memberikan nilai lebih tinggi pada gelar Marc kala itu, karena ia sukses meraih gelar perdana di MotoGP pada tahun pertamanya. Ayo, kita lihat siapa yang merendahkan gelarnya. Jelas, orang yang suka membicarakan Marc dengan cara itu adalah orang-orang yang tak paham balap motor,” tuduhnya.

Titel pembalap Suzuki Ecstar ini sekaligus menghentikan dominasi Marc Marquez yang sudah menjadi juara di MotoGP sejak musim 2016 hingga 2019.

Marquez absen sepanjang musim ini menyusul cedera serius pasca-insiden pada balapan pembuka, MotoGP Spanyol 2020, Juli lalu.

Gelar juara dunia yang diraih Mir memastikan timnya, Suzuki, merengkuh prestasi yang sudah absen selama 20 tahun.

Kali terakhir Suzuki punya pembalap juara dunia ialah pada tahun 2000, saat itu kompetisi kelas raja masih bertajuk GP 500 yang diraih oleh Kenny Robert Junior.

Advertisements

5 KOMENTAR

  1. Yang paling sedih tuhhhh … udehan MM93 absen balapan ehhh masih gagal juga jadi juara dunia

    Dan gelar Tim Terbaik juga diraih oleh Suzuki Ecstar

    Trus emang nya ngapain aja sembalap dan pabrikan laen sepanjang musim balap 2020 ??

    udahlahh … respek dan kasih selamat donx buat Joan Mir dan Tim Suzuki Ecstar atas pencapaian luar biasa musim balapan ini , bravo Suzuki !!!

  2. yg bilang gitu kan awalnya si puig. pentolanya fbh eh hrc. dan itu adalah ungkapan fans yg timnya gagal juara. bukan begitu lek ari?..

    • ‘Ultimatum’ Saya di Awal seri MotoGP 2020:
      “Kalo smpai si Marquez jugA yg memang terus menerus, aku gk bakalan nonton MotoGP lagi”
      Dan….. MM 93 crashed dengan cidera tangan yg membuatnya absen hingga akhir seri MotoGP 2020
      #SickofMM93

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here