ARIPITSTOP.COM – Meski sudah mersakan kemenangan di musim 2020, Vinales tetap tidak merasa puas dengan performa motor Yamaha yang dimilikinya, Vinales mengaku jika kondisi motor M1 saat ini sulit bersaing dengan GSX-RR ketika saat balapan berlangsung.

Saat ini Joan Mir sedang memimpin klasemen sementara pembalap MotoGP, menyisakan tiga seri lagi, peluang pembalap Suzuki ini semakin besar karena selisih poin dengan Quartararo dan Vinales semakin melebar. Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin, sementara itu deringkat ke-3 sementara, Vinales yang memiliki 118 poin.

“Sangat tidak mungkin dengan motor yang kami pakai sekarang. Motor yang mereka miliki sekarang berada di level lain dan kami tidak dapat berbuat apa-apa. Kami perlu menyiapkan motor yang sempurna di Valencia, melakukan start bagus, dan lihat apa hasilnya. Saya akan mencoba tampil lebih baik dan segar,” ungkap Vinlaes.

Menurut Vinales, motor Suzuki punya keunggulan saat balapan, meski GSX-RR kurang cepat ketika sesi kualifikasi.

“Suzuki bisa berbelok cepat, memiliki kecepatan saat tikungan, dan tidak banyak melebar. Itu tidak dapat dilakukan hanya dengan menarik gas lebih cepat. Rencana kami adalah meningkatkan kemampuan motor,” lanjutnya.

Dibanding Suzuki, Yamaha sebenarnya tim yang paling banyak memenangi balapan. Suzuki baru satu kali juara lewat Alex Rins, akan tetapi Joan Mir adalah pembalap yang paling konsisten naik podium musim ini.

“Kamu bisa lihat hasil balapan Mir. Kedua, kedua, ketiga, kedua, ketiga. Satu-satunya yang membuat ia tak memenangkan balapan adalah ia tidak memulai balapan di barisan terdepan,” katanya.

Berbeda dengan Yamaha yang selalu memukau di sesi latihan hingga kualifikasi. Saat balapan, motor Yamaha seakan sudah kehabisan tajinya.

“Motor kami sangat bagus di hari Jumat, kami bisa menang juga, tapi ketika tidak bisa tidak ada yang bisa kami lakukan. Kalau ada grip, Yamaha adalah motor terbaik. Tapi kalau kelihangan grip kami tidak ada apa-apanya. Saya mengganti tenaga, maping, engine brake, berkendara dengan halus, berkendara secara agresif tapi hasilnya tetap sama,” tutup Vinlaes.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here