ARIPITSTOP.COM – Kembali gagal finish di balapan MotoGP Catalunya membuat dirinya sudah gagal dua kali finish di musim 2020 ini, tertinggal 50 poin dari pemimpin klasemen pembalap, Rossi mengakui kansnya untuk meraih gelar juara dunia musim 2020 sudah hilang.

Terlihat bagus sejak start, Rossi balapan dari posisi 3, Rossi naik ke posisi 2 pada lap pertama, dan disalip Fabio Quartararo pada Lap 6. The Doctor pun memilih tenang demi menyimpan ketahanan bannya. Quartararo juga menyalip Franco Morbidelli pada Lap 19. Morbidelli pun melakukan kesalahan dan melebar di Tikungan 1 pada Lap 14, dan Rossi menyalipnya.

Sejak itulah Rossi mengubah strategi, bertekad menempel Quartararo, karena memprediksi ban depan dan belakang lunak rider Prancis itu bakal aus pada akhir balapan karena sudah kelewat ngotot pada awal balapan. Sayang, pada Lap 16, ban depan Rossi mendadak selip di Tikungan 2 dan membuatnya gagal finis.

“Daripada berlarut-larut dalam kesedihan, kami harus ingat bahwa ini tetap pekan balap yang baik, karena saya berkendara dengan baik pula, bersenang-senang, dan punya peluang meraih kemenangan. Kami menjalani proses kerja yang menarik pada setup motor,” ungkap Rossi.

“Jadi, meski kans juara sudah tertutup, ada alasan-alasan besar lain untuk melaju lebih cepat dari sekarang sampai akhir musim nanti. Selama matematika belum ‘bicara’, perjuangan ini belum berakhir,” lanjut Rossi.

“Sayangnya, saya sudah gagal finis tiga kali, dan saya jatuh dua kali akibat kesalahan sendiri. Pada balapan pertama, mesin kami juga rusak, jadi ini sulit. Tapi masih ada banyak balapan dan kami harus coba tampil cepat. Jika saya terus berkendara seperti ini, saya bisa cepat di mana-mana,” pungkas Rossi dilansir dari Motorsport.com.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here