ARIPITSTOP.COM – Kecelakaan tragis terjadi di Jombang Jawa Timur, Emak-emak yang membawa motornya dengan membonceng tiga orang, apesnya dua anaknya dibonceng di depan hingga mengakibatkan motor oleng kekanan dan menabrak Truk dari arah berlawanan. Dalam kecelakaan ini dilaporkan dua orang meninggal dunia.

Dilansir dari Detik.com, Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, korban berinisial AGS (37) melaju dari arah Mojoagung ke Mojowarno atau dari selatan ke utara. Emak-emak warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung ini mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 4366 OAK.

Korban membonceng 3 orang sekaligus. Yakni putranya berinisial MAM (9), serta SJ (23) dan anak perempuan berinisial ARH (2). Dua korban terakhir warga Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Jombang.

Kronologi :

  • AGS tidak menguasai kemudi karena membonceng dua anak kecil di depan.
  • Sampai di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, motor yang dikemudikan AGS mendadak oleng ke kanan. Saat bersamaan, truk nopol AG 8765 EC melaju dari arah berlawanan. Sepeda motor korban pun menabrak truk yang dikemudikan SYT (48), warga Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri tersebut.
  • Kecelakaan ini merenggut dua korban jiwa sekaligus. Yaitu AGS dan anaknya. AGS tewas di lokasi kecelakaan. Sedagkan MAM tewas saat dirawat di Puskesmas Mojoagung.
  • Korban SJ mengalami patah tangan kanan, sedangkan ARH luka berat. Anak perempuan tersebut dirujuk ke RSUD Jombang.

Kecelakaan ini sempat membuat jalur Jombang-Kediri macet. Arus lalu lintas kembali lancar setelah polisi menuntaskan olah TKP dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan ke kantor Satlantas Polres Jombang.

Kecelakaan ini tentunya menjadi pembelajaran bersama terutama buat para emak-emak yang suka boncengin anaknya di bagian depan. Anak kecil yang masih suka usil terkadang secara tidak sadar mereka berpegangan di stang motor yang membuat pengendalian stang menjadi terganggu.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here