ARIPITSTOP.COM – Penjualan motor di Indonesia sudah mulai mengalami penormalan setelah mengalami kelesuan akibat pendemi virus Corona yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 lalu. Meski secara keseluruhan di tujuh bulan pertama tahun ini, volume penjualan motor lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Mengutip data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sampai dengan Juli tahun 2020 volume penjualan domestik mencapai 292.205 unit atau naik 74% dibandingkan bulan sebelumnya di tahun yang sama. Sedangkan untuk pasar ekspor juga mengalami kenaikan.

Sebenarnya secara keseluruhan, penjualan motor pada periode Januari-Juli tahun 2020 total penjualan motor lokal mencapai 2,17 juta unit atau tercatat turun 42% dibandingkan periode yang sama tahun kemarin 3,75 juta unit.

Tiap bulannya di periode normal sebelum pandemi penjualan motor bisa mencapai 500 ribu unit per bulannya. Namun saat ini mencapai 200 ribuan unit setiap bulannya saja sudah bagus.

Motor matic hingga bulan Juli 2020 ini terus menggerus pasar motor bebek dan sport, terlihat jelas kini pasar motor matic menguasai 88,2% sedangkan pasar motor bebek kini cuma dikasih jatah kue sebesar 5,7% saja.

Category Unit %
Underbone 105.851 5,7%
Scooter 1.644.247 88,2%
Sport 114.642 6,1%
Total Domestic 1.864.470 100,0%

Hal yang sama juga berlaku di pasar Ekspor, motor tetap menguasai penjualan motor ke luar negeri.

Category Unit %
Underbone 24,038 11,3%
Scooter 156,914 74,1%
Sport 30,949 14,6%
Total Export 211,901 100,0%

Berikut data penjualan Motor di Indonesia periode Januari – Juli 2020 :

Month Domestic Export
JAN 462,984 62,562
FEB 548,141 93,659
MAR 561,739 59,224
APR 123,782 10,470
MAY 21.851 5.651
JUN 167,992 32,884
JUL 292,205 57,070
TOTAL 2,178,694 321,520

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here