ARIPITSTOP.COM – Situasi ekonomi yang tak menentu akibat pandemi virus Corona ternyata tak berdampak banyak bagi Suzuki Indonesia untuk terus melakukan ekspor motornya. Justru unit yang diekspor semakin meningkat, saat ini Suzuki Indonesia melayani pengiriman motor ke 30 negara di penjuru dunia.

Tidak usah heran bro, ekspor Suzuki di tahun 2020 ini memang tetap moncer. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai agen pemegang merek (APM) sepeda motor di Indonesia, berhasil meraih pencapaian positif sepanjang tahun 2019. Melansir data resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Suzuki masih menempatkan posisi di daftar tiga besar APM produk sepeda motor. Tahun tersebut Suzuki mencatat angka penjualan wholesales kendaraan roda dua sebesar 71.861 unit.

Lalu dari data yang dirilis, Suzuki berhasil mencapai angka ekspor kendaraan roda dua sebanyak 181.473 unit dengan 46 tujuan Negara ekspor selama tahun 2019. Angka tersebut tersebut terdiri dari 53.073 unit completely built-up (CBU) serta 128.400 unit completely knock-down (CKD) yang memberikan kontribusi sebesar 72% dari total penjualan kendaraan roda dua. Di pasar ekspor, peningkatan pendapatan suku cadang resmi Suzuki untuk roda dua mencapai 35%. Untuk tahun 2020, Suzuki menargetkan untuk meningkatkan kinerja ekspor dengan menambah negara tujuan ekspor, di antaranya Malta dan Paraguay dan mencapai target di angka 248.000 unit baik dari segmen CBU maupun CKD.

Tetap optimis untuk ekspor tahun 2020 meski dihantam pandemi virus Corona, faktanya ekspor Suzuki tetap moncer. Seperti yang disampaikan Public Relation PT Suzuki Indomobil Motor, Rafi Al Ghany kepada detikOto. Ghany mengatakan Suzuki Indonesia akan tetap memenuhi permintaan ekspor yang akan dikirim ke-30 negara tetangga.

“Ekspor motor Suzuki masih aman, sejauh ini tidak ada kebijakan tertentu mengenai jumlah produksi atau ekspor-nya. Artinya semuanya masih berjalan seperti biasa (meski produksi pabrik Suzuki di Tambun I Bekasi menghentikan produksi mereka sebanyak 50 persen),” kata Ghany.

Lebih lanjut, Ghani menerangkan jika Suzuki Indonesia tetap pada alurnya mengirimkan unit permintaan ke luar negeri.

“Karena ekspor itu terwujud karena ada permintaan dari mancanegara dan ada tujuan negaranya. Sehingga kami akan terus berusaha memenuhi kebutuhan tersebut,” Ghany menambahkan.

“Pada Mei 2020 Suzuki mengirimkan sebanyak 1.635 unit sepeda motor, angka ini memang terbilang kecil akibat menurunnya permintaan kendaraan dan aturan yang diperketat karena pandemi virus Corona. Namun ekspor motor Suzuki meningkat pada Juni 2020 mencapai 7.284 unit, begitu juga pada bulan Juli menjadi 8.795 unit. Semua motor ini telah dikirim ke-30 negara,” kata Ghany.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here