ARIPITSTOP.COM – Ketika berada di jalanan, biker kaum hawa atau yang lebih dikenal dengan emak-emak memang sudah populer dengan istilah “lampu sein kanan belok kiri”. Dan istilah itu memang benar adanya, kondisi ini sangat berbahaya bagi dirinya sendiri dan pengguna jalan yang lain karena bisa menyebabkan kecelakaan.

Perlunya edukasi tentang aturan berlalu lintas di jalan raya bagi ibu-ibu, minimal adalah pemberitahun aturan lalu lintas tersebut melalui anak yang sudah dewasa atau dari sang suami yang lebih paham tentang aturan berlalu-lintas di jalan raya.

Sudah sering kejadian ibu-ibu menyalakan lampu sein kiri tetapi justru dirinya belok ke kanan, mungkin dalam dirinya berfikir ketika dirinya mau belok ke kiri maka orang lain disuruh belok ke kanan dengan cara menyalakan lampu sein ke kanan.

Berikut video faktanya, via hp klik disini

View this post on Instagram

Sedulur semua pernah ketemu yg seperti ini ..? . . . . . . . . . @ryckoad @ntmc_polri @kemenhub151 @ditlantas.polda.jateng @berita_polisi_terkini @polisi_indonesia @dit.kamsel.korlantas.polri @ntmc_polri @divisihumaspolri @dit.kamsel.korlantas.polri @sukunsenyum @halo_polisi @hms_poldajateng @keselamatan_utk_kemanusiaan @berita_polisi_terkini #jayasatlantaspolrescilacap @polisi_indonesia @ditlantas.polda.jateng @humaspolrescilacap @divisihumaspolri @condro_kirono1984 @humaspolrescilacap @berita_polisi_terkini @info.cilacap @humaspolrescilacap @tribratanewsdotcom @multimedia.humaspolri @kabar.cilacap @jokowi @kemenpanrb @tribunjateng @ganjar_pranowo @tribratanewscom @tribunnews @telkomsel @multimedia.humaspolri @condro_kirono1984 #korlantaspolri #infocilacap #ditlantaspoldajateng #paketcash

A post shared by Satlantas Polres Cilacap (@satlantasrescilacap) on

Advertisements

2 KOMENTAR

  1. Coba di survey kenapa bisa terjadi sedemikian rupa.. banyak terjadi dimana-mana.. dulu saya curiga karena tanda lampu sein yang nyala di speedometer cuman satu.. tapi ini nmax yang sudah ada tanda lampu sein kanan dan kiri di speedometer juga tetap begitu emak-emak. Kenapa ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here