ARIPITSTOP.COM – Selama berkarir sebagai pembalap di kelas MotoGP, bergabung dengan Honda Repsol merupakan karir terburuk bagi Lorenzo. Jangankan podium, sekedar finish 10 besar saja dirinya tidak bisa dan tak pelak Lorenzo hanya bertahan satu musim di Honda dari dua tahun kontraknya hingga akhirnya memutuskan untuk pensiun dari balapan. Namun apa yang terjadi setelah memutuskan pensiun?, Lorenzo justru kembali ke pelukan Yamaha bahkan dirinya secara lugas menanyakan kesempatakan menjadi pembalap permanen diatas YZF-M1.

Data fakta sudah secara gamblang jika bergabung dengan Honda merupakan musim terburuk bagi Lorenzo selama berkarir di kelas MotoGP. Tak bisa beradaptasi diatas motor RC213V, akhirnya Lorenzo memutuskan untuk pesiun dari balapan MotoGP dan hanya menjalankan kontrak satu musim dari yang seharusnya dua musim yang dia jalani.

Namun apa yang terjadi?, baru beberapa hari memutuskan pensiun balapan mulai musim 2020, Lorenzo justru langsung menerima pinangan dari Yamaha meski hanya sebagai test rider. Tak tanggung2, dirinya juga langsung mendapatkan fasilitas turun balapan lagi di musim 2020 di seri Catalunya dengan status wild card, meski akhirnya tidak jadi turun balap karena jadwal MotoGP yang kacau akibat virus Corona di musim 2020 ini.

Bukan hanya itu, ternyata pada saat menjalani sesi test pra musim di sirkuit Sepang pada Februari 2020 lalu, ternyata Lorenzo sempat menanyakan lowongan pembalap untuk musim 2021 di tim Petrona.

Ini bisa diartikan bahwa, Lorenzo sebenarnya belum ikhlas menentukan keputusan pensiun dari balapan MotoGP. Jika dia benar2 ingin pensiun maka tak seharusnya menanyakan tempat untuk kembalai balapan bersama Yamaha di musim 2021 meski hanya lewat tim satelit.

Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengakui kalau Lorenzo sempat menanyakan ‘tempat kosong’ di timnya untuk ia isi di MotoGP 2021. Razali pun mengaku sempat mengobrol dengan Lorenzo saat hadir dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, pada awal Februari lalu, saat ia menjalani tugas pertamanya sebagai test rider Yamaha.

“Saya sempat mengobrol lewat pesan singkat dengan Jorge dalam uji coba Sepang. Ia terkesan antusias dan bersemangat melihat peluang kembali balapan. Ia menanyakan peluang, tapi kala itu saya tak terlalu berkomitmen karena itu masih awal musim,” ujar Razali.

“Jika musim ini berjalan normal dan ia bisa turun sebagai pembalap wildcard, maka semua kemungkinan bisa terbuka. Maksud saya, semua orang ingin mengendarai Yamaha, Mantan pembalap, para pembalap yang aktif, debutan, semua orang menginginkan Yamaha,” ungkap Razali.

“Jadi, kami punya banyak pilihan pembalap jika musim ini berjalan normal. Tapi nyatanya tidak. Jadi, saat ini sangat sulit bagi kami untuk mempertimbangkan Jorge dan pembalap MotoGP lainnya,” pungkas pria asal Malaysia ini.

Advertisements

4 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke ryan Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here