ARIPITSTOP.COM – Vinales, pembalap asal Spanyol ini beberapa waktu yang lalu sempat menjadi perburuan utama Ducati, namun untuk sementara Vinales lebih memilih tetap bertahan di Yamaha dengan alasan ingin fokus menjadi juara dunia. Dirinya tak memungkiri jika motor Ducati sangat cocok dengan gaya balapnya namun dirinya juga tak memungkiri bahwa kelak bisa saja dirinya kembali ke Suzuki.

“Hubungan saya sangat baik dengan Davide Tardozzi (Manajer Ducati Team). Sulit memilih Yamaha atau Ducati. Akhirnya saya pilih Yamaha karena ingin meraih gelar. Entah apa saya bisa dapat kesempatan melakukannya di tim selain Yamaha,” ujar Vinales seperti dikutip Marca.

Vinales juga penasaran dengan performa Ducati, menurutnya sifat Desmosedici sangat cocok dengan karakter gaya balapnya. Meski begitu, ia yakin Yamaha bisa menandingi Ducati setelah berbagai perbaikan pada YZR-M1.

“Saya rasa Ducati sangatlah kuat. Selain itu, untuk gaya balap saya, Ducati sangat baik. Motor mereka sangatlah hebat, juga berkat perangkat aerodinamikanya. Tapi Yamaha kami juga sangat baik,” ungkap Vinales.

Vinales tak mau menutup segala kemungkinan. Ia meyakini ia bisa saja bertahan di Yamaha pada 2023 mendatang, atau benar-benar membela Ducati, atau bahkan kembali ke Suzuki, tim yang menaunginya pada 2015 dan 2016 lalu.

“Siapa tahu? Mungkin saya bisa kembali ke Suzuki. Tapi untuk sekarang, saya hanya memikirkan cara menang dengan Yamaha,” pungkas Vinales.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here