ARIPITSTOP.COM – Seorang anak Punk meninggal dunia setelah dirinya terlindas oleh truk yang sebelumnya ingin dia hentikan secara paksa. Ironinya, teman-temanya yang ikut bergerombol langsung melarikan diri begitu tahu temannya sudah tidak bernyawa.

Sebuah kecelakaan mengerikan initerjadi di daerah Cilacap Jawa Tengah. Polres Banjar menangani kasus kecelakaan yang menimpa anak punk bernama Yusuf (18), warga Kabupaten Cilacap. Anak punk ini ditemukan tak bernyawa di dekat jembatan perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah, Jalan Siliwangi Dusun Cibentang, Desa Mekarsari, Purwaharja, Kota Banjar, pada Rabu (8/4/2020).

Keterangan dari Humas Polres Banjar Bripka Shandi Rona yang dilansir dari detik.com :

“Berdasarkan informasi di lapangan, korban sedang berusaha memberhentikan sebuah truk. Karena kelalaiannya, truk tak berhenti karena kondisi gelap. Ketika mencoba menghindar dan terjatuh, tubuhnya terlindas ban depan sebelah kiri,” ucap Shandi.

Dengan kejadian tersebut, Shandi berharap kepada para orang tua untuk lebih mewaspadai dan menjaga anak-anaknya. “Ini sebuah pembelajaran bagi semua juga, pengawasan orang tua terhadap anak-anak sangatlah penting. Apalagi kondisi saat ini, yang sedang dalam kondisi pandemi COVID-19,” terangnya.

Komentar para netizen :

seftian_768 Sopir truknya gimana ya? Apa di jerat pasal kah??
adifebriandi Semenjak Hutan di bakar,mereka berkeliaran ke jalan2
vidyanisss katanya solidaritas tanpa batas, kok ada yg mati gk di tolongin malah kenceng larinya
hendaryantofajar truk ngk iso ngerem mendadak… karena beda sm. mobil biasa…
nisacho13 Resiko jadi supir truk 😭 kasian serba dilema anak jalanan

 

Berikut videonya :

View this post on Instagram

Hentikan Kendaraan, Seorang Anak Punk di Banjar Terlindas Truk di Perbatasan Jabar-Jateng. . Seorang anak punk asal Kabupaten Cilacap dikabarkan tewas terlindas truk yang melintas di jembatan Perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja pukul 18.21 WIB, Rabu (8/4/2020). . Korban yang diketahui berinisial YF (18) sebelum kejadian tengah bergerombol dengan teman-temannya sebanyak 20 orang. Di lokasi kejadian, mereka mencoba menghentikan kendaraan yang melintas dari arah Banjar ke Jawa Tengah di Jalan Siliwangi. Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada orang tua agar lebih mewaspadai kegiatan dan menjaga anak-anaknya supaya tidak melakukan kegiatan yang membahayakan nyawa.

A post shared by infocegatansolo (@energisolo) on

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here