ARIPITSTOP.COM – Ambil kontrak selama 4 tahun bersama Honda hinga 2024, Marquez mengaku tak mau menggubris berbagai kritikan yang datang. Marquez menganggap Honda punya segalanya untuk mewujudkan impiannya.

Sejak datang ke Honda di MotoGP 2013, Marquez meraih 6 gelar dunia, 95 podium, 56 kemenangan, dan 62 pole. Ia pun menjadi pembalap Honda dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah, setelah mematahkan rekor Doohan dan Pedrosa (54) di Phillip Island, Australia, tahun lalu.

Mengejutkan memang langkah Marquez yang berani tanda tangan kontrak selama 4 tahun bersama Honda, Marquez dianggap tak berani ambil resiko seperti Rossi yang keluar dari Honda ketika saat itu Rossi sedang jaya-jayanya dengan kemenangan.

“Saya tak peduli kata orang. Saya hanya mengikuti insting, mengikuti keinginan saya. Saya tak peduli bagaimana caranya, dan saya tak peduli tim mana yang saya bela,” ujarnya.

“Saya hanya ingin menang. Ini adalah target utama saya, dan saya ingin menemukan proyek terbaik untuk membantu saya mewujudkannya, dan proyek terbaik ada di Honda,” ungkap Marquez.

Marquez mengaku santai bertahan di Honda, karena ia bukan pembalap pertama di MotoGP yang memilih bertahan di satu tim atau pabrikan saja sepanjang kariernya, contohnya Wayne Gardner, Mick Doohan, dan Dani Pedrosa, yang juga selalu membela Honda.

“Ada banyak legenda MotoGP yang bertahan di tim yang sama di sepanjang karier mereka dan tak ada masalah. Saya hanya ingin mengikuti kata hati dan perasaan saya, karena menurut saya HRC punya teknis, performa, dan sumber daya terbaik,” pungkas Marquez.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here