ARIPITSTOP.COM – Ternyata sudah 4 motor yang disuntik mati oleh Honda dalam kurun waktu satu tahun kebelakang, baru saja Honda menghentikan produksi dari motor Vario 110 yang dinilai sudah kurang peminatnya, dan sebelumnya juga ada dua motor bebek dan satu motor naked yang dihentikan produksinya.

Yap, per tanggal 1 Januari 2019 pihak AHM menghentikan produksi Honda Blade 125 dan Supra X 125 Helm In. Melihat penjualan dari motor Honda Blade dan Supra X Helm In memang tidak terlalu moncer terlebih ketika segmen motor bebek semakin tergerus oleh motor matic. Tahun 2018 yang lalu mtor matic menguasai penjualan hingga 84% sedangkan motor bebek hanya kebagian 8% dan motor sport 7% saja, ini artinya pasar motor bebek memang sudah tidak menjanjikan lagi.

Meskipun sebenarnya penjualan motor bebek di semester pertama 2018 terutama milik Honda masih ada yang menggiurkan yaitu Revo dan Supra X 125 Fi, hanya dua motor bebek tersebut penjualannya bisa diatas 50ribuan unit, selain kedua tipe tersebut penjualan motor bebek hanya berkisar 20ribuan unit bahkan jauh dibawahnya.

Penjualan motor Bebek semester pertama 2018 :

  • Honda Revo X Fi 76.295 unit
  • Honda Blade 125 FI R: 7.161 unit
  • Honda Supra X 125 Helm In: 1.999 unit
  • Honda Supra X 125 Fi: 60.553 unit
  • Honda Supra GTR 150: 10.063 unit
  • Honda Sonic 150R: 16.216 unit
  • Yamaha Jupiter Z: 22.713 unit
  • Yamaha Vega Force: 7.945 unit
  • Yamaha MX King: 26.326 unit
  • Suzuki Smash: 1.189 unit
  • Suzuki satria FU: 9.970 unit

Bisa dilihat data penjualan motor bebek semua tipe diatas, khusus untuk motor Honda memang untuk Honda Blade dan Supra X 125 Helm In tidak begitu menggairahkan. Dalam penjualan 6 bulan pertama di tahun 2018 kedua motor ini total penjualannya dibawah 10ribu unit. Tepatnya Blade 125 FI R hanya laku 7.161 unit dalam 6 bulan pertama tahun 2018 dan untuk Supra X 125 Helm In lebih parah karena hanya terjual 1.999 unit.

Honda Mega Pro

Kemudian, Mega Pro juga disuntik mati juga di Januari 2019, peminat motor ini sudah tidak banyak karena dalam satu bulan hanya terjual sekitar 200an unit saja.

Tahun 2017 lalu, penjualan Mega Pro hanya menyentuh angka 3.678 unit. Artinya, tiap bulan hanya laku sekitar 300 unit saja.

Honda Spacy

Sebelumnya di tahun 2018, AHM juga menyuntik mati Honda Spacy. Honda menyuntik mati sang matik kecil yang memiliki bagasi luas ini. Menurut data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), pada 2016 Spacy terjual 6.170 unit dan pada 2017 laku 5.042 unit. Pada tahun ini catatan penjualannya cuma terjadi pada Januari yaitu 33 unit.

Jika kita melihat line up motor matic yang diprodukai oleh AHM, hanya Spacy yang penjualannya sangat mengenaskan, bandingkan saja dengan Honda Beat yang mencapai ratusan ribu setiap bulannya. Astra Honda Motor (AHM) mengonfirmasi telah berhenti memproduksinya di dalam negeri.

“Betul, per April lalu,” kata Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya kepada KOMPAS.com, Senin (14/5/2018). Thomas mengatakan keputusan itu didasari penyesuaian perkembangan tren dan permintaan kebutuhan konsumen. Alasannya tidak dibuka lagi lebih rinci.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here