ARIPITSTOP.COM – Tak kunjung memberikan kemenangan bagi Yamaha, Rossi diusulkan untuk tidak di Yamaha lagi dan posisinya digantikan oleh Quartararo. Kemenangan Rossi terakhir diraih tahun 2017 silam di seri Assen Belanda.

Penurunan performa pembalap berusia 40 tahun itu disebabkan oleh beberapa faktor dari aspek teknis seperti setelan motor hingga faktor usia yang tak lagi muda. Bisa dilihat dari hasil balap yang yang sudah dua musim tak bisa mencetak kemenangan lagi dan sulit bersaing di barisan depan.

Kondisi Rossi yang sudah tidak bisa stabil di trek, mengundang komentar pedas dari sang legenda MotoGP yaitu Giacomo Agostini. Seandainya menjadi petinggi Yamaha, pria asal Italia itu akan mengambil risiko dengan menduetkan Vinales bersama Quartararo di tim pabrikan dan ‘menendang’ Valentino Rossi.

“Yamaha mempunyai Valentino, ya tapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi dengannya. Jika saya petinggi Yamaha, saya akan ambil risiko untuk menandemkan Vinales dengan Quartararo,” kata Giacomo Agostini dilansir dari Speedweek.

Agostini berpendapat jika saat ini Yamaha butuh pembalap yang cepat dan Quartararo merupakan sosok yang tepat. Duet Vinales sengan Quartararo suda tepat menurutnya.

“Saya akan memilih keduanya, sebuah tim memerlukan pembalap yang cepat dan lebih muda,” ucap Giacomo Agostini.

Kontrak Rossi dengan Yamaha akan berakhir pada musim 2020, belum ada kabar pasti apakah Rossi akan pensiun atau melanjutkan kontrak baru. Hasil di awal seri musim 2020 akan menjadi penentu karir Rossi di MotoGP.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here