ARIPITSTOP.COM – Kasus doping yang membelit Iannone memaksa dirinya harus menunggu keputusan kedua atas pemeriksaan apakah positif atau negatif menggunakan doping ketika balapan di MotoGP Sepang 2019. Belum ada keputusan pasti dan harus menjalani sesi test pra musim, Aprilia akhirnya menghubungi Karel Abraham yang sebenarnya sudah menytakam pensiun beberapa pekan yang lalu.

Dalam tes standar yang dilakukan FIM di Sirkuit Sepang, sampel urine pembalap Aprilia itu terdapat zat terlarang dalam peraturan FIM, yakni exogenous anabolic androgenic steroids (AAS)

Penyelidikan awal dilakukan Badan Dunia Anti Doping (WADA) di laboratorium di Jerman. FIM menjatuhkan hukuman kepada Iannone berupa larangan mengikuti berbagai kompetisi balap motor hingga waktu yang belum ditentukan.

Iannone kini sedang menunggu hasil tes sampel B (sampel urin lain) yang akan diumumkan pada tanggal 7 Januari 2020 mendatang. Dengan hukuman skorsing ini, membuat masa depan The Maniac Joe bersama Aprilia untuk MotoGP 2020 berada di ujung tanduk.

Untuk menyiasati kekosongan, sebelumnya Aprilia mengharapkan Bradly Smith yang ternyata menolaknya karena mau fokus balapan di MotoE bersama Petronas.

Karel Abraham menjadi pilihan selanjutnya, Abraham pun tak menampik kabar tersebut dengan mengakui bahwa beberapa hari yang lalu telah dihubungi oleh Aprilia.

“Ya, saya telah ditelpon oleh Aprilia, mereka menghubungi ketika saya sedang berlibur dan bertanya apakah saya punya waktu,” kata Karel Abraham dilansir dari Speedweek.

Abraham akan diproyeksikan untuk turun menggantikan Iannone pada sesi pramusim MotoGP 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 7-9 Februari. Dan kalau hasil pengetesan urine kedua milik Iannone kembali positif maka bisa jadi Abraham akan terus berlanjut menjadi pembalap permanen Aprilia untuk musim 2020.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here