ARIPITSTOP.COM – Lorenzo menjadi pembalap yang bisa mengalahkan Marquez untuk meraih gelar juara dunia tahun 2015 sejak debut Marc di MotoGP tahun 2013. Yamaha tidak melupakan jasa Lorenzo yang sudah 9 tahun bersama mempersembahkan 3 gelar juara dunia, kini gosip panas berhembus ketika Yamaha ingin merekrutnya lagi.

Lin Jarvis menjadi orang yang sangat berperan penting dalam rekrutnya Lorenzo dalam mengawali debutnya di Yamaha. Bersama Tim Biru, ia sukses 44 kemenangan, 107 podium, dan 40 pole, sebelum pindah ke Ducati pada 2017.

“Jelas kami punya hubungan yang sangat spesial dengan Jorge karena kami bekerja sama selama sembilan tahun, yang luar biasa. Saya rasa sangat tak biasa bagi sebuah pabrikan menaungi seorang pembalap selama sembilan musim tanpa sekalipun terinterupsi,” ujar Jarvis via crash.net.

“Saya ingat pertama kali ia tiba, pipinya masih tembam! Rider yang masih muda. Kini Anda bisa lihat ia sangat dewasa, atlet yang sangat bertalenta, dan punya karier fantastis. Kami benar-benar mengenang masa-masanya bersama kami dengan baik, dan ia juga pembalap yang memberi kami tiga gelar dunia,” tutupnya.

Lorenzo meraih gelar dunia GP250 2006 dan 2007, serta MotoGP 2010, 2012, dan 2015. Gelarnya pada 2015 sampai saat ini masih menjadi penanda bahwa ia merupakan satu-satunya pembalap yang mampu menggulingkan dominasi Marc Marquez sejak 2013.

Kini Yamaha digosipkan mengiginkan kembali bisa berada diatas motor M1 meski hanya sebaga pembalap penguji. Yamaha memang tengah mencari sosok pembalap penguji baru setelah melepas Jonas Folger pada akhir musim 2019.

Meski mengkonfirmasi kembali mengandalkan tim penguji dari Jepang, bos Yamaha Lin Jarvis mengindikasikan adanya tempat bagi pembalap Eropa. Bahkan keinginan tersebut pernah dilontarkan oleh Rossi sesaat setelah Lorenzo menyatakan pensiun.

“Mungkin dia (Lorenzo) akan menjadi pembalap penguji kami,” kata Valentino Rossi, dilansir dari Corsedimoto.

“Sekarang saya akan mencoba untuk usul ke Yamaha. Kami sangat membutuhkannya, sekarang masalahnya dia akan meminta bayaran yang lebih,” kata Rossi dengan nada bercanda.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here