ARIPITSTOP.COM – Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara di kelas 400cc dalam ajang kompetisi “the 20th Safety Japan Instructors Competition 2019”, 3 & 4 Oktober 2019, wakil dari Indonesia berhasil mengalahkan para instruktur terbaik dari 9 negara lainnya yakni Singapore, Malaysia, Thailand, Philippines, Vietnam, India, Taiwan, Australia dan Turki.

Melaporkan langsung dari Jepang, suka gembira terpancar dari wajah2 tim Indonesia karena gelar juara dunia kembali ke pelukan. Para peserta perwakilan Indonesia ini merupakan pemenang kompetisi Astra Honda Safety riding Instructor Competition (AH-SRIC). Bersama mereka juga turut berlaga dua instruktur safety riding AHM. 5 peserta Indonesia menantang  9 negara lainnya yakni Singapore, Malaysia, Thailand, Philippines, Vietnam, India, Taiwan, Australia dan Turki.

Pada hari pertama kompetisi, para peserta melewati rintangan tiga kategori Braking, Slalom Course dan Low Speed Balance. Pada hari kedua para peserta dihadapkan dengan tes teori serta kegiatan ketika edukasi safety riding. Tdak mudah melewati semua kategori yang dilombakan karena ada beberapa kelemahan yang sebelumnya dianggap berat ternyata berhasil dilewati dengan mulus. Seperti yang dikisahkan oleh Ibnu Fachrizal asal Astra Motor Samarinda, menjelaskan jika persaingan ketat datang dari perserta Vietnam dan ada beberapa kesulitan ketika turun di kelas Braking.

“Kelas 400cc masih banyak yang harus dipelajari terutama dikelas Low Speed Balance. Kemudian kesulitan di sesi braking, karena pada motor CB400 ini memakai speedometer manual sehingga pembacaan minimal kecepatan 60km/jam agak kesulitan menentukan titik kecepatan saat melakukan pengereman karena ketika memakai speedometer digital terlihat jelas angka kecepatan motornya.” ujar Ibnu Fachrizal.

Namun berkat kegigihannya demi nama baik merah putih, akhirnya Ibnu Fachrizal berhasil menyabet podium pertama di kelas 400cc. Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua setelah tahun 2018 yang lalu juga memenangkan di kelas yang sama, artinya instruktur asal Samarinda ini berhasil mempertahankan pialanya kembali pulang ke Indonesia, luar biasa…

“Yang pasti lega sudah bisa menyelesaikan semua sesi dengan clear dan bangga bisa mempertahankan juara kelas cb400 dari tahun kemarin.” ujar Ibnu Fachrizal.

Sementara itu di kelas 125cc, bro Samsul Falah menyabet juara ketiga di kelas 125cc yang dikelas ini para peserta memakai motor Honda Grom 125 yang masih asing di Indonesia karena motor ini memang belum dijual oleh AHM.

“Tentunya ini hasil yang membanggakan bagi saya, pengalaman pertama ikut kompetisi di Jepang dan langsung menyabet juara ketiga. Kemenangan ini untuk indonesia terutama untuk istri saya yang sedang hamil, Indonesia juara…!” seru bro Samsul Falah.

Kemenangan dari wakil Indonesia tentunya sangat membanggakan, ditambah lagi bro juga menggondol satu piala lagi, yaitu dirinya berhasil menjadi juara umum di kelas 400cc yang disitu mengalahkan instruktur Safety Riding dari Honda pusat di Jepang, luar biaasa…

Kompetisi safety riding ini tentunya akan meningkatkan skill dan pengetahuan para Instruktur safety riding yang kemudian ilmu dan pengetahuan tersebut akan disebar luaskan kepada para konsumen yang ikut dalam acara pelatihan cara aman berkendara di Safety Riding Center yang tersebar di 7 main dealer Honda, pusat pelatihan safety riding ini beroperasi di Serang, Tangerang, Jambi, Yogyakarta, Pekanbaru, Surabaya dan Medan. Safety Riding Center Honda dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar mengenai keselamatan berkendara baik berkendara di jalan raya maupun di kondisi jalan off road.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here