ARIPITSTOP.COM – Umur Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang lebih dikenal dengan Pelat Nomor sampai 5 tahun, tak pelak banyak pelat nomor yang sudah rusak bahkan hilang akibat kendaraan setiap hari dipakai. Banyak pemilik kendaraan pada akhirnya membuat pelat nomor ke tukang pelat nomor yang banyak bertebaran di pinggir jalan, tahukah kalau pelat tersebut tidak sah?, jika ada razia pasti akan terkena sanksi tilang. Untuk membuat pelat nomor yang hilang atau rusak kita harus mengurusnya ke Samsat agar mendapatkan pelat nomor yang baru dan yang asli.

Bagi warga yang kehilangan bisa mengurus pembuatan pelat nomor baru melalui Samsat sesuai dengan lokasi yang tertera pada surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang dipegang oleh pemilik kendaraan. Caranya pun mudah :

  • Pertama, buat laporan kehilangan pelat nomor di kantor kepolisian terdekat.
  • Kedua, siapkan KTP, STNK dan BPKB semua satu nama.
  • Ketiga, warga bisa langsung mendatangi Samsat tempat kendaraan tersebut terdaftar Di sana, pemohon akan diminta untuk menunjukkan KTP, STNK, BPKB, dan laporan polisi tersebut ke petugas.
  • Keempat, setelah proses pengajuan selesai, tunggu sekitar dua jam setelah proses pengajuan selesai maka pelat nomor baru bisa kita terima.

Biaya

Pemohon akan dikenakan biaya pencetakan TNKB sesuai dengan regulasi pendapat negara bukan pajak (PNBP) yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 yakni Rp 60.000 untuk kendaraan beroda dua dan roda tiga, serta Rp 100.000 untuk kendaraan roda empat. Setelahnya, pemohon akan diberikan sepasang pelat kendaraan bermotor berstempel polisi sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

Pembuatan pelat nomor asli sebenarnya mudah dan cepat karena tidak memakan waktu berhari-hari, hanya saja karena malas pergi Samsat dan antri maka para pemilik kendaraan lebih memilih membuat pelat nomor palsu yang justru harganya jauh lebih mahal dan resiko terkena sanksi tilang.

Advertisements

16 KOMENTAR

  1. andai ga satu nama gmn kang …misal beli seken
    KTP atas nama kita …STNK dan BPKB yg punya tangan pertama….istilah nya blm balik nama atau apalah….
    apa mesti balik nama dlu….?

  2. Tempat antrinya dan pelayanan petugasnya suka kurang manusiawi, makanya pada males ke samsat lebih baik pakai biro jasa

  3. sekedar share aja kang dulu saya pernah sempat hilang plat nopol motor tapi yg belakang ngga tau jatuh dimana. posisi saya lagi di Bandung, trus saya nanya ke samsat lama, minimal 7 hari kerja, dikarenakan asal motor saya dari jakarta. trus saya nanya ke petugas lainnya di suruh ke pabrik pencetakannya yg lokasinya ga begitu jauh dari samsat. sampai di sana cuman nyerahin stnk , ktp dan selembar uang warna biru. ga sampai 5 menit udah jadi nopolnya. resmi lagi .

  4. Kepolisian terdekat itu gimana maksudnya ke satlantas atau ke polisi biasa? Kalau urusan lalu lintas kan sering diarahkan ke satlantas polisi biasa gak mau nerima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here