ARIPITSTOP.COM – Honda sepertinya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa memasang alat Aero Swing Arm yang sudah dipasang oleh Ducati. Kesempatan Honda ini didaftarkan ke pihak Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, untuk meminta persetujuan terkait perangkat aerodinamika milik mereka. Alih-alih mendapatkan angin segar, ternyata winglet yang didaftarkan oleh Honda langsung ditolak oleh Danny Aldridge.

Ketika para tim menyiapkan sesi balapan seri kedua di Argentina, kesempatan ini digunakan oleh Honda untuk mengajukan homoligasi paket Air Deflector meniru punya Ducati yang sudah dilegalkan. Kamis (28/3), engineer Honda menemui Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, untuk meminta persetujuan terkait perangkat aerodinamika milik mereka. Alberto Puig, mengatakan kepada media, pihaknya tidak tahu apakah akan menggunakan komponen seperti Ducati dalam waktu dekat.

“Saya tahu Honda dan pastinya mereka mencoba menganalisis. Mereka mencoba untuk memahami mana fungsi khusus [dari aerodinamika] dan di mana Anda bisa meningkatkannya,” ucap sang juara dunia bertahan.

“Saya yakin semua pabrikan akan mencobanya. Tapi saya kira itu tidak banyak memangkas selisih waktu. Honda adalah perusahaan yang selalu memikirkan dan mengembangkan ide-ide baru. Namun, pada saat ini, kami hanya berusaha memikirkan yang terbaik. Tentu saja, kami terus terjaga. Tapi untuk sekarang, kami adalah seperti kami.” imbuh Puig dilansir dari Motorsport.

Namun informasi terakhir yang didapat adalah, Winglet yang diajukan Honda ternyata ditolak. Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, menolak perangkat aerodinamika swingarm milik Honda.

Namun sindiran pedas justru keluar dari mulut CEO Aprilia. Massimo Rivola, mengatakan bahwa pabrikan lain kemungkinan mencoba menghomologasi desain yang identik seperti Ducati, tetapi dibuat demi aerodinamika.

“Saya ingin tahu apa yang akan terjadi jika seseorang menghadirkan solusi sama dengan Ducati, namun alih-alih merujuk pada pendinginan ban belakang, secara terbuka mengakui tujuannya untuk menghasilkan aerodinamika?,” tanya Rivola.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here