ARIPITSTOP.COM – Performa dua Suzuki Aragon menjadi klimaks untuk konsesi mereka yang telah mencapai batas maksimal sehingga musim 2019 tim biru muda ini sudah tidak ada keistimewaan lagi dan setara dengan tim2 pabrikan seperti Ducati, Honda dan Yamaha. Bisa podium ketiga untuk Iannone dan Rins berada di posisi keempat mampu mengimbangi kecepatan Desmosedici dan RC213V bahkan bisa finish di depan semua pembalap Yamaha.

Ketika di Aragon, Suzuki memang kalah top speed dibandingkan Ducati dan Honda, namun kecepatan bagus saat memasuki tikungan bisa menutupi kekurangan motor GSX-RR. Dan hal ini berbanding dengan Yamaha yang justru mencetak rekor ke-23 tanpa kemenangan.

“Saya sangat senang dan akhir pekan sangat produktif bagi seluruh tim. Pertarungan balapan yang sangat bagus. Saya telah belajar berjuang di depan dan mengikuti Márquez dan Dovizioso dan juga bertarung dengan Andrea. Ini sangat bagus! Ini adalah trek yang sangat saya sukai. ” ungkap Rins.

Rins yang dalam dua balapan terakhir sejak di Misano selalu finis di depan pembalap tim pabrikan Yamaha pun angkat bicara mengenai performa motornya.

“Sejak awal saya berkata motor Suzuki itu kompetitif. Dalam beberapa balapan kami sedikit tertinggal karena setelan, saya rasa. Tetapi tentunya motor kami cepat dan sangat bagus. Kami perlu sedikit memperbaiki top speed dan detail kecil, tetapi saya sangat senang dengan motornya.” tambah Rins.

“Kami berusaha untuk tampil lebih kuat pada setiap balapan. Di Jepang, Yamaha bekerja keras untuk membawa hal-hal baru, untuk sementara saya pikir motor kami lebih baik,” pungkas Rins.

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here