ARIPITSTOP.COM – Mulai musim 2019 nanti akan ada yang beda di tubuh tim satelit milik Yamaha, karena selama ini Tech3 yang menjadi tim satelit belum pernah mendapatkan jatah motor yang memiliki spek pabrikan terbaru untuk para pembalapnya, akan tetapi mulai musim depan setelah SIC resmi bergabung ternyata pembalap satelit Yamaha akan mendapatkan motor spek yang sama dengan pembalap pabrikan.

Setelah diresmikan dengan nama Petronas Yamaha Sepang Racing Team ini akan memakai jasa Morbidelli dan Quartararo sebagai pembalapnya, namun kedua pembalap akan memakai motor M1 dengan spek yang berbeda.

Untuk Morbidelli, Yamaha menyediakan motor YZR-M1 pabrikan yang sama dengan milik Valentino Rossi dan Maverick Vinales musim depan, dengan sebutan ‘spek-A’. Sementara itu, Quartararo akan mendapatkan M1 versi 2018 yang disebut ‘spek-B’ dengan spesifikasi YZR-M1 versi lama.

Lin Jarvis pun mengaku bahwa melunaknya Yamaha untuk menurunkan motor pabrikan ketiga murni karena biaya. SIC yang didukung penuh oleh Petronas diakui memutuskan untuk berinvestasi lebih tinggi demi meraih hasil baik sesegera mungkin. Pengalaman dan status Morbidelli sebagai juara dunia Moto2 2017 pun diyakini bisa mendukung target ini.

“Ada perbedaan biaya yang cukup signifikan pada spek-A dan spek-B, juga ada perbedaan jumlah mesin yang akan dipakai dan banyaknya pengembangan yang akan diperbarui. Keputusan SIC memberi Franky peluang optimal untuk bertarung di depan. Saya rasa ia akan tampil lebih baik di atas Yamaha ketimbang di atas Honda-nya sekarang,” ungkap Jarvis kepada Crash.net.

“Mereka ingin melaju di depan sedini mungkin, mereka ingin mencetak hasil. Ini adalah investasi yang signifikan oleh SIC, pemerintah Malaysia, oleh Petronas. Ini terutama dipimpin oleh mereka, dan didukung kami, karena jika mereka memiliki keinginan untuk melakukan itu, maka kami memiliki tiga, katakanlah, motor level tinggi di grid yang akan membantu kami dalam hal data dan mencoba hal-hal baru.” tambah Jarvis.

Hal ini juga didukung Morbidelli merupakan pembalap yang dekat dengan Rossi sehingga diyakini akan lebih cepat beradaptasi diatas motor M1.

“Menurut saya, Franky (Morbidelli), menjadi pembalap (VR46 Riders) Academy, berlatih dan tinggal dekat Valentino, ada beberapa sinergi di sana yang pasti akan membantunya untuk dapat berdiskusi bersama dengan Valentino. Bagi saya ini adalah ‘win-win (solution)’ untuk semua orang.” pungkas Jarvis.

Advertisements

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here