ARIPITSTOP.COM – Pembatalan balapan MotoGP di sirkuit Silverstone Inggris ternyata terus mendapatkan perhatian khusus, Race Director memutuskan untuk membatalkan balapan karena sirkuit dianggap tidak aman untuk menggelar balapan. Kondisi aspal yang tidak bisa dengan cepat menyerap genangan air akibat aspal baru menjadi penyebab utamanya.

Petugas Keselamatan FIM, Franco Uncini, menyebut aspal baru Sirkuit Silverstone tahun ini paling buruk sejak pertama kali dibangun. Uncini sebenarnya melakukan pengecekan kondisi aspal di Sirkuit Silverstone pada Februari lalu. Saat itu kondisi aspal, genggaman, hingga benjolan yang terdapat di lintasan sepanjang 5,8 km sudah tak terlihat.

“Saya datang ketika aspal baru dibaringkan, pada akhir Februari. Pada saat saya melakukan inspeksi dan Tarmac tampak sangat bagus, dalam hal gundukan, koneksi, dan juga genggaman. Itu dikonfirmasi oleh Cal Crutchlow yang melakukan tes pada motor satu bulan kemudian,” kata Uncini dikutip dari Autosport, Selasa (28/8/2018).

“Cal mengatakan itu sedikit bergelombang dan sirkuit bereaksi dan kemudian menyesuaikan benjolan ini. Tapi kemudian kami menemukan selama balapan akhir pekan Formula 1 dimana sirkuitnya bergelombang. Jadi terdegradasi dari Maret hingga Juli,” tambahnya.

Atas kejadian ini akhirnya pihak Dorna akan terus melihat perkembangan sirkuit ini, terlebih sirkuit ini masih masuk jadwal MotoGP musim 2019. Dilansir dari GPone.com, Carmelo Ezpeleta, CEO dari Dorna Sports memberikan klarifikasinya perihal ini.

“Silverstone tidak keluar dari kalender, jika mereka membarui lapisan trek dan lolos dari tes,” kata Carmelo Ezpeleta.

“Sejujurnya, kami butuh ahli aspal yang bisa mengevaluasi kualitas dari hasil aspal baru. Saat ini belum ada regulasi mengenai bagaimana pelapisan harus dilakukan, bahkan FIM juga tak punya aturan soal ini,” tambahnya.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here