ARIPITSTOP.COM – PT. Astra Honda Motor (AHM) pada hari Sabtu 07/07/2018 mengadakan acara Broventure Touring CRF150L Goes To MXGP, sebanyak 25 peserta dari komunitas trabas, media, blogger dan jajaran AHM menikmati keindahan keindahan alam lereng pegunungan Ungaran Jawa Tengah.

Menempuh perjalanan 70km, para peserta touring dihadapkan dengan berbagai macam medan, dengan naik motor CRF150L kondisi standar tanpa modifikasi, melibas jalanan aspla, bebatuan kerikil, trek ekstrim serta jalanan tanah di kelilingi kebun teh dan kopi yang sebelumnya para rombongan start dari Astra Motor Semarang menuju warung mbahe di kebun teh Medini kemudian kita turun finish di Ungaran.

Ketika atart dilepas oleh jajaran BOD PT AHM dari Astra Motor Semarang, tujuan pertama kita ke Curug Lawe Secepit untuk melakukan CSR, kita dihadapkan dengan jalanan aspal jalan raya kota semarang, CRF150L ini kita ajak melintasi jalanan aspal dengan kondisi ban standar yang berbentuk tahu kotak2 ini???. Baru pertama kali ini saya memakai CRF150L di jalan raya ternyata kondisi ban pacul ini masih bersahabat juga namun ketika diajak nikung miring2 memang ban bannya nggak bisa diajak kompromi??.

Melewati jalur aspal di jalanan kota lalu lewat ngaliyan hingga masuk Mijen tepat sirkuit MXGP, malahap jalanan aspal sekitar 20an km kemudian kita naik menuju Curug Lawe sekitar 3 km-an. Mulai masuk perkampungan menuju kebun teh, kita dihadapkan jalanan aspal yang super duper rusak parah… asli parah banget… jalanan aspal menjadi kontur bebatuan yang lumayan besar yang sangat mudah menggelincirkan motor alias jika kita tidak pintar2 main gas.

Sudah lulus ujian di jalanan kerikil, kemudian kita menuju kebun teh Medini dengan kontur jalanan bebatuan tetap yang cukup lumayan licin, asik banget disini tempatnya benar2 fun riding dikelilingi kebun teh. Kita sempat foto2 mengabadikan momen yang belum tentu kita bisa kbali lagi disini, keren dengan background gunung Ungaran dan hunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Sampai di kebun teh Medini kkta isitirahat di warung mbahe, tempat terkenal buat para trabas dan pendaki, disana kita bisa makan di dapur sambil menunggu mbahe (kakek&nenek) memasak di tungku tradisionalnya. Di pemukiman kebun teh ini sama sekali tidak pasokan listrik PLN, mereka memanfaatkan listrik dari turbin CSR dari kaum trabas dan para pendaki gunung.

Setelah cukup istirahat kita menuju finish ke rumah makan Mangking di Ungaran. Disini kita disuruh memilih mau jalanan fun riding jalanan bebatuan dan tanah keras, pilihan kedua jalur ekstrim melewati batu cadas dan jalanan tanah yang berdebu banget. Nggak asik kalau nggak milih yang ekstrim, baru mulai seratus meter sudah dikasih tanjakan tajam batuan cadas???, salah puntir gas nggak bisa pertahankan torsi atau salah lewat trek maka bisa jatuh atau stuck sperti yang dialami oleh irfan penunggu blog pertamax7 yang stuck gara2 kecemplung di lobang yang nggak bertuan???. Inilah asiknya main trabas, ada yang jungkir balik langsung gotong royong angkat tarik motor.

https://www.instagram.com/p/Bk7TozTBzb-/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=3u89o6gob8u7

Sukses melewati jalur ekstrim turunan tanjakan tajam kanan kiri jurang?, kita akhirnya masuk di dusun Pagersari kecamatan Bergas lalu turun masuk jalan raya di Babadan. Dan akhirnya sampailah finish di Ungaran.

Asik keren fun touring naik CRF150L… tak heran kalau motor ini laris di pasaran karena memang bisa masuk jalan raya dan nyaman juga buat trabas karena memang sudah menjadi habitatnya.

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here