ARIPITSTOP.COM – Pekan depan tepatnya tanggal 13 Juli 2018, AHM akan merilis satu motor barunya namun belum diketahui pasti produk apaan yang akan dirilis. Namun baru saja mendapatkan informasi bahwa tercium aroma kehadiran sang matic bongsor penantang Yamaha Xmax 250 dari Honda namun belum akan dirilis dalam waktu dekat ini.

Jika sebelumnya di Eropa dan Thailand pihak Honda memperkenalkan Forza 300, maka berbeda dengan Honda Jepang yang ternyata merilis Forza 250, yap… sesuai namanya bahwa motor ini mengusung kapasitas mesin 248cc. Dan yang versi 250 inilah yang kemungkinan akan dirilis di Indonesia. Yup… ini baru aroma saja ya dan semoga benar adanya… dan semoga saja dompet ini bisa menahan godaan, hiks, hehehehe…

Momen event pameran otomotif di GIIAS 2018 sepertinya akan cocok untuk acara perkenalan motor ini, karena di GIIAS biasanya para pabrikan motor akan lebih fokus pada pameran motor2 moge atau segmen premium, semoga saja tahun ini sudah dirilis.

2018 Honda Forza 300

Motor ini sudah sempat dipamerkan di Osaka Motor Show 2018, menurut youngmachine ada sedikit perbedaan antara Forza 250 dengan Forza 300 meskpiun secara desain dan fitur tampak tidak ada perbedaan. Dari segi mesin sudah pasti hanya berbeda kapasitas mesin saja, kapasitas ruang bakarnya hanya 248 cc diperoleh dari bore dan stroke yang hampir square 68 × 68,5 mm. Secara otomatis berpengaruh pada power yang dikeluarkan oleh Forza 250 hanya 23 dk pada 7.500 rpm, sedang torsinya 24 Nm pada 6.250 rpm.

Perbedaan lainnya adalah dimensi motor, jika dilihat secara desain dan dimensi sepertinya sama namun tenryata tidak karena Forza 250 memiliki dimensi yang sedikit lebih kecil. Honda Forza 250 memiliki panjang x tinggi x lebar (2140 mm x 750 mm x 1355 mm). Sementara Honda Forza 300 (2140 mm x 755 mm x 1470). Artinya, Honda Forza 250 lebih ramping dan pendek dari Forza 300. Ketinggian jok dari tanah juga terdapat selisih 65 mm. Honda Forza 300 tingginya 780 mm, sementara Honda Forza 250 hanya 715 mm.

Untuk urusan fitur tetap sama seperti Forza 300, salah satunya adalah sudah memakai teknologi  Honda Selectable Torque Control (HSTC), mendeteksi perbedaan diantara kecepatan ban depan dan belakang, dan dari data ini HSTC mengukur rasio slip jika ada perbedaan antara kecepatan roda depan dan belakang. Dan Jika ada maka HSTC akan mengendalikan Torsi yang dihasilkan mesin dengan mengatur kembali semprotan bahan bakar sampai akhirnya diperoleh Rasio speed yang sesuai. Bisa dibilang ini adalah komparasi teknologi Traction Control yang ada di Yamaha Xmax. Teknologi bisa diaktifkan melalui saklar yang ada disebelah kiri, terdapat tobol huruf “T”, disini bisa kita aktifkan atau tidak mengaktifkannya.

Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here