ARIPITSTOP.COM – Apa yang ada di benak kita ketika mendengar Harley Davidson?, selain motor gede pastinya motor berasal dari Amerika. Yup… HD merupakan perusaahaan kebanggaan AS yang telah mendunia, dimana sangat  identik dengan motor nasional yang pertama kali diproduksi pertama kali tahun 1903 di Milwaukee, AS.

Namun kini pabrikan tersebut sedang mengalami dilema besar akibat imbas dari regulasi pemerintahan baru Donald Trump. HD berencana memindahkan semua produksi untuk pasar ekspor dipindahkan ke luar negeri.

“Meningkatnya produksi internasional untuk kurangi beban tarif Uni Eropa bukanlah pilihan perusahaan, tetapi mewakili satu-satunya pilihan yang berkelanjutan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi ke regulator, seperti dikutip dari laman CNN Money, Selasa (26/6/2018).

Uni Eropa mulai memberlakukan tarif senilai USD 3,2 miliar terhadap barang-barang AS termasuk motor, jus jeruk, selai kacang, kapal motor, rokok dan jeans. Langkah tersebut sebagai respons terhadap tarif yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump terhadap impor baja dan aluminium dari Eropa.

Dan khusus untuk motor, Eropa menaikkan tarif enam persen menjadi 31 persen. Harley-Davidson menyatakan, hal tersebut membuat harga motor lebih mahal USD 2.200 untuk diekspor. Akan tetapi demi konsumen, maka pihak HD pun tidak menaikkan harga motor dan memilih untuk menanggung resiko kerugian selama tahun 2018 ini.
“Peningkatan biaya yang luar biasa, jika diteruskan ke diler dan konsumen akan berdampak rugikan langsung terhadap bisnisnya di kawasan itu,” tulis Harley-Davidson.
Wacana berkembang jika pihak HD akan memindahkan produksi motornya ke India, tempat dimana Harley telah merakit Harley-Davidson Street 750 dan Harley-Davidson Street Rod.
“Untuk mengatasi biaya substansial dari beban tarif jangka panjang ini, Harley-Davidson akan menerapkan rencana untuk mengalihkan produksi sepeda motor untuk tujuan Uni Eropa dari AS ke fasilitas internasionalnya untuk menghindari beban tarif.”
Advertisements

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here