ARIPITSTOP.COM – Yamaha Vixion pertama kali diproduksi di Indonesia pada tahun 2007 silam, sudah lebih dari 10 tahun motor Vixion di Indonesia mendapatkan beberapa refresh dari segi design serta perubahan minor dan penambahan fitur2 di bagian mesin. Vixion tergolong sukses di Indonesia namun akhir2 ini keberadaan tahta sang raja motor sport sepertinya susah dipertahankan.

Jika di Indonesia laris manis, ternyata berbeda nasibnya di Vietnam, penjualan Vixion disana ternyata tidak memenuhi target. Yamaha Vietnam mulai menjual Vixion atau dengan nama FZ150i pada tahun 2014, motor ini merupakan motor hasil mport dari Indonesia maka jangan heran kalau harganya sudah pasti lebih mahal.

Dalam awal penjualannya, FZ150i ditargetkan mampu tejrual hingga 500 unit per bulannya, penyerapan di bulan2 pertama begitu menggairahkan, hanya dalam watu 2 minggu stoknya sudah ludes. Namun tidak seperti yang diharapkan, penjualan FZ150i semakin menurun. Pada 2016, rata-rata FZ150i terjual sekitar 250 unit perbulan. Sementara itu, penjualan semester pertama 2017 hanya mencapai hampir 700 unit, turun 62% dibandingkan periode yang sama. Sejak diluncurkan pada tahun 2014, Yamaha menjual total 11.027 FZ150i di Vietnam, jauh lebih rendah dari yang diperkirakan.

Perlu diketahui bahwa Yamaha Vietnam menjual Vixion disana untuk versi New Vixion Lightning alias lebih terkenal dengan sebutan muka Sincan kalau di Indonesia. Jika di Indonesia desain dari Vixion mendapatkan beberapa kali update, Vixion di Vietnam ternyata belum sama sekali mendapatkan sentuhan perubahan desain, hanya ada perubahan tampilan warna saja.

Informasi yang saya dapatkan dari Zing.vn menyebutkan bahwa, konfirmasi dari piha Yamaha Vietnam menyebutkan jika Vixion di Vietnam sudah disuntik mati dan tidak ada penggantinya lagi, jika konsumen ingin membeli Vixion maka para pembeli akan dianjurkan untuk opsi pilihan TFX 150 alias Yamaha Xabre.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here