ARIPITSTOP.COM – Lagi-lagi Vinales masih belum bisa mendapatkan setingan yang tepat pada motor M1 miliknya yang membuat dirinya kesulitan untuk bisa bersaing di barisan paling depan, Vinales hanya mampu bersaing dengan pembalap papan tengah.

Vinales akhirnya finis di peringkat keenam dengan catatan waktu 40 menit 24,364 detik. Dia lebih lambat 10,798 detik dari Lorenzo yang menjadi juara MotoGP Catalunya.

“Saya sudah mengalami banyak kesulitan sejak lap pertama, terutama ketika start. Saya terlihat seperti satu-satunya pembalap yang menggunakan motor Yamaha yang punya masalah,” kata Vinales seperti dikutip situs resmi Movistar Yamaha, Senin (18/6/2018).

“Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi. Menggunakan gaya yang sama seperti pada saat latihan bebas namun motor tetap wheelie sulit dikontrol. Jujur 10 balapan pertama seperti Saya ingin buang ke sampah. Selalu seperti itu padahal Saya mencoba untuk membalap sekencang yang saya bisa seperti para pembalap di depan. Saya sempat duel seru dengan zarco tapi bukan di sana tempat saya seharusnya,” ungkap Vinales dilansir dari Speedweek.

“Saya butuh kemungkinan untuk memulai balapan dengan baik. Itu harus diraih pada balapan selanjutnya. Sebab, ketika saya berada di lintasan sendirian saya bisa mengimbangi Jorge dan Marc. Kami harus tetap bekerja keras, fokus, dan lebih kuat,” ucap pembalap asal Spanyol itu.

Advertisements

5 KOMENTAR

  1. posisi 3 motogp membuktikan M1 lebih baik dari motor lama dia, suzuki
    problem dia adalah kekurangmampuan dia dalam mengembangkan motor. yamaha lebih mendengar rossi karena masukan dari rossi lebih detil, lengkap dan tepat.
    M1 sedang beralih dari motor settingan lorenzo ke rossi

  2. kira-kira si jepang panas gak ya denger komen pembalapnya sekasar itu…, kultur eropa mungkin biasa maki2, cuma adat ketimuran yang rada2 sensitif, cuma karena dia sesama spanyol ama movistar, bukan berarti bisa umbar besar mulut gitu , imho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here