ARIPITSTOP.COM – Ternyata tingkah laku para pembalap profesional ketika di luar balapan ternyata berpengaruh juga terhadap masa depan karirnya, seperti yang dialami oleh Hector Barbera yang harus menerima konsekuensi diputus kontrak sepihak oleh timnya akibat terbukti nyetir disaat masih dalam keadaan terpengaruh alkohol.

Hector Barbera yang dulu pernah terjun di kelas MotoGP dan kini turun lagi di kelas Moto2 harus meratapi nasibnya diputus sepihak oleh timnya. Hector Barbera yang saat ini membalap di kelas Moto2 terbukti melanggar peraturan penggunaan alkohol saat mengemudi di kawasan Valencia, Spanyol, pada Kamis (7/6/2018). Karena hal tersebut, pebalap berkebangsaan Spanyol itu divonis 22 hari layanan masyarakat dan SIM-nya ditangguhkan selama satu tahun. Sehari setelah ditangkap kepolisian Valencia, tim Pons Racing yang menaungi Hector Barbera di Moto2 mengumumkan telah mengakhiri kontrak dengan Hector Barbera.

Setelah dipastikan divonis secara hukum di Spanyol, dan diputus kontrak oleh timnya, Hector Barbera langsung menuliskan klarifikasinya di akun instagram miliknya.

“Saya menulis catatan ini untuk mengklarifikasi apa yang terjadi dua malam lalu di Valencia. Saya membayangkan bahwa Anda semua telah membaca informasi pers yang telah muncul sejak saat itu. Saat itu saya pergi ke pesta ulang tahun teman baik saya dan diberhentikan oleh polisi setempat kemudian mereka melakukan tes alkohol. Saya diuji dan positif,”

“Itu memang bukan alasan. Saya sadar kesalahan saya dan menerima konsekuensinya. Bagian terburuk adalah pengaruh yang akan diterima keluarga, teman-teman, dan pasangan saya, serta karier profesional saya. Sejak GP Catalunya sampai berikutnya, saya tidak akan berlomba lagi bersama tim saya saat ini.”

“Saya yakin Anda percaya bahwa saya pantas menerima ini, namun ini adalah saat-saat yang sulit bagi saya. Kata penyesalan menjadi terlalu pendek untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan. Saya mengambil langkah untuk terjun ke Moto2 dengan sangat serius, meskipun semuanya tidak berjalan dengan baik. Saya berlatih lebih keras dari sebelumnya.”

“Saya menganggap bahwa ini semua adalah konsekuensi dari apa yang terjadi. Saya tidak akan berhenti berjuang. Saya meminta maaf kepada semua orang yang terkena dampak situasi ini dan saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya di saat seperti ini,” tutup Heector Barbera.

Advertisements

2 KOMENTAR

  1. Mudah mudahan di sini bisa lebih tegas
    Mengingat banyak peraturan yg bisa jadi pediman

    Negara
    Adat
    Agama

    Semua melarang narkoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here