ARIPITSTOP.COM – Beberapa waktu lalu ketika AHM mengadakan sesi bedah teknologi All New PCX bersama para blogger, disitu tidak disia-siakan untuk menanyakan langsung perihal sok belakang PCX yang sedang marak diperbincangkan di media sosial. Bahkan pihak AHM juga memberikan jawaban perihal bagaimana cara mengukur sasis apakah miring atau tidak, bukan menggunakan waterpass namun memakai alat yang sudah canggih yaitu 3D Gom scanning.

Disini saya menyampaikan apa yang diutarakan oleh tim dari AHM, buan suatu opini pribadi yang nanti disangkakan sebagai penggiringan opini, sudah saya persiapkan juga video komplit yang mengutarakan penjelasan dari kedua permasalahan yaitu yang diduga sok bengkok dan sasis miring.

Untuk sokbreker belakang yang bengkok, AHM menerangkan bahwa penyebutan dari sok bengkok ini tidak tepat namun lebih tepatnya adalah per soknya yang melengkung. Penyebutan sokbreker bengkok bisa diartiken bahwa secara keseluruhan termasuk as soknya ikut bengkok, namun yang terjadi di PCX ini adalah yang tidak lurus adalah per soknya sehingga lebih tepat disebut melengkung.

Pak Hendro perwakilan dari AHM mengatakan bahwa sebenarnya sok belakang di PCX ini hanya secara visual saja yang bengkok namun as-nya tidak bengkok sehingga tidak mempengaruhi fungsi dari kinerja sokbreker.

“Sok PCX ini menggunakan model Triple rate spring atau 3 tingkat kekerasan, dimana memiliki karakeristik riding feeling yang lebih baik, sehingga nyaman digunakan saat berkendara sendirian, berboncengan atau bahkan saat berboncengan di jalan yang tidak rata.”

“Apabila tidak mengurangi fungsinya, itu tidak ada masalah, jadi misalkan kita lihat bagian per luarnya terlihat miring(bengkok), tapi as tengahnya tetap lurus pada saat berfungsi(saat naik turun) jadi tidak bermasalah jadi tidak perlu diganti” ujarnya.

Lalu bagaimana dengan rangka atau sasis yang dinilai miring ?, bahkan ada yang pernah mengukur pakai waterpass dan sempat viral di media sosial. Persoalan ini langsung dijawab oleh perwakilan dari pabrik Honda yaitu kang hendrik.

”Sebagai informasi frame body memiliki banyak titik. Oleh karena itu mengukur frame harus tahu titik nolnya berada dimana, jadi nggak simpel dengan alat ukur seadanya. Jadi ada titik referensi X-Y-Z, vertikal dan horizontal. Dan titik frame umumnya ada dicenter dan inipun titik maya. Titik maya ini harus diukur menggunakan alat yang bisa mengindetifikasi itu. Apalagi alat ukur waterpass hasil juga bisa meleset akibat kemiringan. Misalnya main stand (standart tengah). Main stand sendiri punya clearance yang tidak diperhitungkan pengukur. Jadi tidak bisa jadi referensi.” ungkap kang hendrik.

Yup, itu sepenggal keterangan dari pihak AHM, untuk lebih jelasnya lebih baik sampeyan lihat langsung secara komplit di video dibawah ini.

Video via hp klik disini

Advertisements

30 KOMENTAR

    • Penjelasanya pihak Produsen sgt Sistematis, Terstruktur & Menguasai Teknik.
      Tapi.. Yg udh keluarin dan yg mau kluarin duit 27juta ++ pengen Shocknya ga pake MELENGKUNG BOS !

  1. Ya Allah..konsumen kok cuman di bodo2 aj sama produsen..gengsi kah buat recall?..recall bukan berarti produk jelek tp demi kepuasan pelanggan

  2. ckckck. kenapa kalo visual aja, harusnya kiri kanan kliatan bengkok. Ini kn sebelah doang. ngeles nya bodoh.
    #gakpunyapcx #ikutansebel

  3. Mana yg kemarin ngeyel soal visual? Ini lho udh ngaku kalo melengkung. Jangan bilang bengkok lah, visualmu sing masalah iku. Ini kan cuma melengkung. Maklum dong, kejar target ini. Ga sempat test lapangan. Udah kadung order banyak shock belakang.

    • Yg punya yg koar2 diapus postingannya di group. Tapi di forum kyk kuskas masih tuh.. Maen aja kesana.. Kompakan minta di viralkan biar ada solusi

  4. Foto yg di sosmed di tampilkan juga donk boss,,,,jangan cuma versi pabrikan doank,,,,

    Jiwa jurnalis nya mana ?

    upload foto yg di sosmed,,,,,,biar pengunjung warung manggut-manggut,,,,,,,bener gak pernyataan pabrik

  5. Jadi melengkung sama bengkok di bedain?
    (Padahal sama)

    Jadi kita beli produk yg melengkung?
    (Ko heran)

    #prihatindengankualitashondasekarang

  6. Saya fans berat honda dari dulu
    Motor pertama saya honda
    Tapi sekarang kok aga prihatin sama kualitas honda sekarang
    Jadi bikin ragu

  7. saya jadi kasihan dengan konsumen honda yang selalu dibodoh-bodohi. mudah2an mereka atau ahm sadar deh, cukup salah satunya aja.

  8. Kalau soal visual, berarti hubunganya sama estetikanya…nah sang desainernya pcxlah yang paling paham…harusnya si desainerlah yg menjelaskan dan meyakinkan orang2 soal melengkung ini bagian dari desain atau visual dan kenapa dibikin melengkung…kelihatanya yg desain pun geleng2 kepala…hehe

  9. Lah kenapa “melengkung” nya aja ga dijawab dan terjawab oleh tim AHM
    Jadi apa yg diterangkan ?
    Blogger jg cuma bisa manut” aja 😆

  10. Yang bilang yg punya gak koar2 coba cek ke youtube ada banyak yg koar2 disana termasuk user Vario 150 yg turun mesin gak lama setelah di pakai.

    Sampe ada yg riset dengan ngebenerin sassis motornya sendiri ke tukang bubud karena gak simetris dan alhasil shock nya gak mleyot. Yg jd masalah adalah itu cover as nya juga ke gerus.

  11. Oh iya, akhir2 ini aq sering menemukan old vario 125 bermasalah di knalpot nya, tak pikir cuma punya q saja ternyata banyak banget, kalo kata mekaniknya ada part yang lepas dari las2an nya, jadi pas saat buka gas ada bunyi yang meganggu dari knalpot, kata mekanik di saran kan ke tukang knalpot supaya di bedah tuh knalpot terus part yang lepas di las kembali.
    Hm… se umur2 baru kali ini aq punya motor ada masalah di dalam knalpot.

  12. dalam sejarah “per-suspensi-an” di dunia otomotif, terutama sepeda motor, kok kayaknya baru ketemu yg di pcx lokal ini, per bisa bengkok, melengkung, ato apalah nyebutnya (AHM jadi kaya Cak Lontong cuma muter2 pake permainan kata2 ya, hehehe……)

    sepertinya musuh terbesar AHM bukan YIMM, tapi Mr. “Total Recall” 😀

  13. para punggawa ngahaem daripada publish di media lbh baik silahkan mampir ke forum pcx di kaskus, disana para warganya siap menyambut dengan hangat.

    warga forum adalah konsumen pcx, org yg sudah ngasi uang nya untuk beli produk ngahaem, merekalah yg sudah berkontribusi buat pemasukan ngahaem, jadi sudah sepatutnya ngahaem lbh ngasi perhatiannya.

  14. Nyimak dulu ahh….
    Ingat…. konsumen adalah raja…
    The power of social engineering ala ahaem tidak akan membutakan visual mata konsumen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here