ARIPITSTOP.COM – Saat ini tim pabrian yang mendapatkan belenggu soal kontrak pembalap hanya Ducati saja, Yamaha, KTM sudah kompak meskipun menyisakan Honda dengan Pedrosa dan Suzuki yang masih galau dengan Iannone. Namun untuk Ducati justru belum ada satu pembalap yang bisa dikontrak secara permanen. 

Saat ini negosias dengan Dovizioso mandek akibat pihak Dovizioso yang kekeh dengan angka 6 juta euro permusimnya sedangkan Ducati juga sudah tidak mau lagi menaikkan angka diatas 5 juta euro. Sedangkan Lorenzo masih belum bisa mendapatkan hasil yang memuaskan untuk dirinya sendiri dan Ducati, pembicaraan kontrak pun masih enggan dilakukan.

“Dovi bekerja dengan sangat baik, dan situasinya sangat mendukung bagi kami untuk melanjutkan kerja sama. Tapi untuk melakukan hal-hal hebat, kami butuh dua rider. Soal Jorge, hasilnya memang belum memuaskan baik baginya maupun Ducati. Kami tengah bersama-sama mengevaluasi situasi,” ujar CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali kepada Sky Sport.

Lalu bagaimana jika Ducati gagal mempertahankan kedua pembalapnya ?, salah satu opsi yang mengejutkan justru bos Ducati menyebutkan Crutchlow merupakan pembalap potensial bagi Ducati.

“Cal Crutchlow, kami punya kenangan manis saat bekerja sama dengannya. Pada 2013, saya sangat menginginkannya dan ingin ia bertahan. Saat ini ia masih punya kontrak (dengan LCR dan Honda), tapi ia adalah rider yang kami sangat sukai, jadi segalanya masih terbuka,” pungkas Domenicali.

Cruthlow sebelumnya musim 2011 sampai 2013 dia menggunakan Yamaha YZR-M1 bersama Monster Tech3, kemudian di 2014 dia gunakan Desmosedici milik Ducati, hanya bertahan satu tahun meskipunya kontrak selama dua tahun di Ducati, Crutchlow dibegal oleh LCR Honda dan sampai kini masih bertahan hingga kontraknya berakhir sampai musim 2019.

Namun sepertinya jika Ducati gagal mempertahankan Dovizioso dan Lorenzo maka kemungkinan Ducati akan membalas membajak Crutchlow dari Honda.

Advertisements

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here