ARIPITSTOP.COM – Bukan hanya kejam saat di lintasan namun para pembalap juga harus kuat mental, tidak bisa menghadapai ketatnya persaingan lomba maka mental bisa down dan berujung buruknya performa. Hal ini dialami oleh pembalap pengganti Hafiz Syahrin, pembalap asal Malaysia ini mengundurkan diri dari Moto2 setelah race Jerez kemarin.

Ketika Hafiz Syahrin ditarik oleh Tech3 maka pihak SIC segera mencari pembalap pengganti dan didapatlah Zulfahmi Khairuddin. Setelah kehilangan tempat di Moto3 akhir 2015, Khairuddin hijrah ke ajang World Supersport. Membalap selama dua musim, pembalap berusia 26 tahun ini kemudian resmi ditunjuk sebagai pengganti Hafizh Syahrin di SIC Racing Team untuk kelas Moto2 pada 2018.

Namun hasil yang tidak menggembirakan bahkan selalu finish diatas 20 besar dengan gap lebih dari1 menit lebih dengan pembalap terdepan dan balapan di Jerez justru tidak bisa finish, alhasil Khairuddin memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan.

“Setelah balapan terakhir di Jerez, sangat sulit bagi saya untuk membuat peningkatan dalam hasil sejak awal musim. Setelah berpikir cermat dan berdiskusi mendalam dengan tim, saya memutuskan bahwa yang terbaik bagi saya adalah mengakhiri karier Moto2 saya,” tutur Zulfahmi.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih tulus kepada mereka yang terlibat, terutama kepada Chief Executive Officer (CEO) SIC, Dato’ Razlan Razali dan manajer tim Johan Stigefelt atas kepercayaan mereka yang memberi saya kesempatan untuk berkompetisi di kejuaraan Moto2. Saya sangat menyesal kepada tim dan sponsor jika keputusan ini datang secara tiba-tiba,” imbuhnya.

Namun begitu, pihak SIC tetap mempercayakannya sebagai mentor para pembalap muda Malaysia, Program bernama ‘Impian ke MotoGP’, program ini merupakan pembibitan pembalap muda Malaysia di dunia balap motor.

Advertisements

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here