ARIPITSTOP.COM – Rossi menyebutkan ada keberuntungan bisa finish ke-6 di Jerez, faktor tiga pembalap terdepan terjatuh membuat Rossi bisa terkerek finish lebih bagus. Rossi mengatakan jika kondisi motor seperti ini terus maka mustahil tahun ini bisa memetik kemenangan.

“Kami tiba di posisi kelima setelah kecepatan positif sepanjang akhir pekan, dan pada akhirnya saya merasa cukup senang saat ini,” keluh Rossi.

“Tapi ini bukan berita bagus untuk bahagia setelah balapan seperti ini, dengan situasi teknis kami seperti ini. Memang benar tergantung trek, karena di beberapa sirkuit kami lebih kesulitan, pada tempat lainnya kami tak terlalu kesulitan. Tapi, bagi saya, sangat penting apa yang harus kami lakukan dengan motor, dan kami benar membutuhkan waktu. Yamaha harus berusaha untuk mempersingkat waktunya, karena jika tidak kami butuh musim lainnya [untuk perbaikan].” tambah Rossi.

Jika tanpa insiden, Rossi mengatakan dirinya bisa saja finish kedelapan, meskipun sebenarnya torehan di Jerez kali ini lebih bagus dibandingkan musim lalu.

“Saya berharap Yamaha memberi kami dukungan maksimum untuk kompetitif. Karena seperti hari ini, balapan yang bagus, saya memiliki kecepatan baik. Tanpa insiden di depan, saya finis kedelapan. Ini trek di mana kami kesulitan, tapi saya jauh lebih kencang dibanding tahun lalu. Tahun lalu selisihnya 38 detik, saat ini hanya tertinggal delapan detik. Namun saya [akan] finis kedelapan tanpa insiden, dan inilah limit kami saat ini.”

Berkat finis di urutan kelima pada balapan MotoGP Spanyol 2018, Rossi berhak mengatongi 11 poin. Melalui tambahan poin tersebut, Valentino Rossi kini menduduki peringkat keenam di klasemen sementara MotoGP 2018 dengan raihan 40 poin.

Advertisements

20 KOMENTAR

  1. bang ari, NVA saya udh mau 2 tahun (12.000an km). kira2 udh perlu servis FI blum??
    dan trus servis FI itu injektornya dicuci (kayak cuci karbu) apa cuma dicek pake tools doang sm mekanik? Thx.

  2. Saya perhatiin dibeberapa ulasan artikel bahwa M1 itu yg kurang ada di software nya,
    Nah pertanyaannya ap iya urusan software butuh tahun depan, lagian itu kan poin yg masih boleh d oprek?

    Kasus yg sama 2016 ada pada RCV, tapi ditangan MM93 hal itu bukan halangan

    • Itu MM bro…motor ga sempurna jadi sempurna…ini rossy…tua alay lebay…motor sempurna dia bisa fight…motor ga sempurna ya na gis lah rossynya…minta motor kenceng…wkwk

  3. Ia kalo tahun depan menang, kalo ngak? Tapi kalo yamaha ya banyak ga menangnya…wkwk…apa lagi pembalapnha si tua alay baperan…bieh…

  4. “Rossi menyebutkan ada keberuntungan bisa finish ke-6 di Jerez, faktor tiga pembalap terdepan terjatuh membuat Rossi bisa terkerek finish lebih bagus. Rossi mengatakan jika kondisi motor seperti ini terus maka mustahil tahun ini bisa memetik kemenangan.” baru sadar yah???
    #yakinmenangtahundepan???
    #ngimpi

    • Soal kecepatan nguber marquez , rissi ga perlu diragukan lagi , contohnya di qatar 2018 , rossi podium 3 dgn beda cuma 5-6 meter dibelakang marquez , artinya marquez yg 14 th lebih muda udah ngabur 27 putaran masih bisa diikutin kecepatannya oleh rossi , itupun rossi kalah secuprit gegara zarco menggiringgnya kearah luar di ujung trek lurus qatar sehingga rossi jadi mengendorkan gas, mengerem lebih cepat ..sehingga marquez bisa mendekat dan melewati the doctor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here