image description

ARIPITSTOP.COM – Petrucci sudah mengungkapkan jika dirinya ingin bergabung dengan tim pabrikan, dan kesempatan itu masih terbuka lebar jika dirinya bisa membuktikan lebih baik dari Dovizioso atau Lorenzo. Hasil di Qatar menjadi salah satu bukti bahwa dirinya memang sedang bertarung melawan tim pabrikan apalagi Lorenzo lebih lambat darinya gagal finish. Petrucci start dari posisi ketiga dan mampu finish kelima dan menjadi rider tercepat dari tim satelit,  rider Italia ini mengaku senang membawa pulang 11 poin.

“Bukan rahasia lagi bahwa saya ingin berada di tim pabrikan. Saya akan melakukannya dengan cara saya sendiri. Saya jelas ingin jadi rider tim pabrikan dan tampil kuat seperti Qatar. Atau juga bisa lebih dari ini, 2-4 posisi lebih baik bakal sempurna! Tapi saya sudah bertarung sengit dengan para rider MotoGP terhebat sepanjang masa,” ujarnya kepada autosport.

“Sejatinya bagus-bagus saja finis kelima, apalagi saya hanya tertinggal tiga detik dari pemenang. Tapi ‘kan target saya podium. Meski begitu oke-oke saja, karena saya dapat 11 poin,” cetusnya.

Petrucci memang kalah bersaing dengan Dovizioso yang berhasil naik podium utama. Namun, Petrucci sama sekali tak minder. Dia lagi-lagi mengapungkan ambisinya menjadi pembalap tim pabrikan. Itu artinya, Petrucci siap bersaing sengit dengan Lorenzo dan Dovizioso yang merupakan duo andalan Ducati. Dan pembalap asal italia ini juga mengungkapkan jika dirinya ingin menjadi rider tim satelit terbaik tahun ini.

“Saya rasa kami bisa bertarung lebih hebat tahun ini. Saya ingin jadi rider tim independen terbaik, dan lawan saya adalah Cal dan Johann. Jadi kami tidak kalah, tapi tidak menang. Saya tak bisa bilang saya senang, dan juga tak bisa bilang saya kecewa. Saya mau cepat-cepat balapan lagi, tapi mustahil!” pungkas Petrux.

Advertisements

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here