image description

ARIPITSTOP.COM – Kedatangan presiden Jokowi membawa ke sirkuit Sentul membawa angin segar, karena pemerintah merestui MotoGP digelar di sirkuit Sentul ada tahun 2020 atau 2021 mendatang, namun pemerintah menegaskan bahwa pemerintah hanya merestui saja sedangkan untuk dana murni dari pihak swasta.

Sebelumnya sudah beredar kabar jika tahun 2018 MotoGP bisa diboyong ke Indonesia, namun faktanya masih belum ada titik terang sampai sekarang karena sirkuit yang belum memadai. Jika hal ini benar2 terealisasi, menurut presiden RI itu dampaknya akan ada pada perekonomian di bidang otomotif dan tentunya pariwisata.

“Tadi saya dengan Pak Tinton dan Ananda Mikola di Sirkuit Sentul dalam rangka persiapan Moto GP. Saya sampaikan, silakan pemerintah mendukung. Karena ini bagus sekali, olahraga otomotif, karena kita tahu, pasar sepeda motor sangat besar sekali,” kata Jokowi.

“Saya kira sebuah industri pariwisata, saya harap tadi Pak Tinton dan Ananda Mikola ya segera dimulai agar 2021 ada Moto GP,” tambah Jokowi.

Untuk bisa menggelar MotoGP, pihak Dorna menginginkan tidak ada campur tangan pemerintah soal pembiayaan sirkuit, semua harus dari pihak swasta. Dilansir dari kompas.com, pihak pengelola Sentul sudah mendapatkan investor yang bisa menggelontorkan dana hingga 300 milyar rupiah.

“Investor sudah ada, yang penting dari swasta,” kata Ananda kepada KOMPAS.com Selasa (6/3/2018).

Ananda tidak mau membuka informasi siapa investor itu, namun dia mengatakan berasal kalangan properti. Investor itu akan menggelontorkan dana buat renovasi Sirkuit Internasional Sentul yang membutuhkan sekitar Rp 250 miliar – Rp 300 miliar sampai sesuai standar MotoGP.

Advertisements

2 KOMENTAR

  1. Makin gak jelas. Ibarat orang kelamaan tidur jadinya kebanyakan mimpi. Palembang, Lombok, Bali, Sentul eh… gak tahunya malah disalip Buriram.

Tinggalkan Balasan ke IWanBaperan Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here