image description

ARIPITSTOP.COM – Kepala kru Ducati yang kini menangani Lorenzo menyebutkan kalau Lorenzo tidak senaluriah dibandingkan Stoner yang dulu pernah dia dampingi saat menjadi juara dunia di tahun 2007 dan 2011. Christian Gabarrini, kembali ke Ducati untuk mendampingi Lorenzo setelah sempat pindah mendampingi Jack Miller di Marck VDS setelah Stoner menyatakan pensiun.
instagram-aripitstop

Musim 2017 lalu merupakan musim yang terberat bagi Lorenzo, menempati peringkat tujuh klasemen akhir yang merupakan posisi terburuknya di MotoGP bahkan dia gagal memenangi balapan untuk pertama kalinya sejak debut di kelas premier pada 2008.

“Semua orang mengatakan kepada saya bekerja dengan Jorge akan sangat sulit, tapi itu tidak benar,” ujar Gabbarini kepada Motorsport.com

Ketika membandingkan Lorenzo dan Stoner, ia menjawab: “Mereka serupa dalam hal bakat. Mereka berdua lahir untuk mengendarai motor, tapi mereka berbeda dari segi karakter dan cara mereka menghadapi pekerjaan. Casey adalah pembalap naluriah, ia hanya perlu sedikit tikungan untuk memahami sesuatu, dan tidak cenderung melakukan banyak putaran. Jorge kurang menggunakan instingnya, dan lebih mengandalkan metode kerjanya. Jorge sangat teliti dan cermat, selain itu ia juga sangat sensitif dengan umpan balik dari motornya.” ungkapnya.

Sebelumnya Gabbarini juga telah mengatakan kalau hasil buruk di musim 2017 terulang kembali di musim 2018 maka mereka (Ducati) tidak akan bisa menerima hasil yang sama.

Advertisements

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Bonsai Biker Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here